Salut, Warga Gotong Royong Gali Kuburan Jenazah Pasien Terpapar COVID-19

  • Bagikan
Selain tidak ada penolakan dari masyarakat Lampung Barat soal lokasi pemakaman jenazah pasien COVID-19, masyarakat juga ikut serta bergotong-royong menyiapkan pemakaman. FOTO DOKUMEN POLSEK SEKINCAU

Radarlampung.co.id – Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Kelurahan Sekincau Kecamatan Sekincau yang telah bersedia menerima jenazah warga setempat yang meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD. dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) akibat terpapar virus corona atau Corona Virus Disease (Covid-19) untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Pakcik-sapaan Parosil Mabsus menyampaikan rasa bangganya kepada warga Lambar khususnya Kecamatan Sekincau, yang yang telah memberikan penghargaan, kesadaran bersama, rasa kekeluargaan dan keberagaman.

“Apa yang telah dilakukan ini adalah perlakuan sesuai standar keagamaan kita. Karena sudah memasuki ranah fardu kifayah. Semua orang meninggal wajib hukumnya untuk dilakukan pengkafanan, penyolatan dan lainnya,” ungkap Pakcik.

Baca Juga:   Kompak ! Asperindo-Organda Sebut Kenaikan Tarif Tol Bakter Tidak Tepat

Apa yang dilakukan oleh masyarakat Sekincau, dimana selain menerima namun juga bergotong-royong menggali makam ini berbanding terbalik dengan yang terjadi di daerah lain.

“Hari ini di beberapa daerah memperlakukan korban covid dengan melakukan penolakan (pemakaman) di tempatnya, tapi di Lampung Barat masyarakat dengan rasa keleuargaan tolong-menolong, sebagai wujud falsapah kebangsaan kita yaitu pancasila kemudian  fardu kifayah, masyarakat menerima. Karena itu saya sampaikan terimakasih, dengan adanya keberagaman ini, semoga Covid-19 segara berlalu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Parosil juga menyampaikan rasa duka yang mendalam baik atas nama bupati maupun secara pribadi. Ia mengajak masyarakat untuk sama-sama mendoakan agar almarhum diterima di surganya Allah SWT.

Baca Juga:   Disdikbud Bandarlampung Bergerak, Pungutan Siswa SDN 1 Beringin Raya Dicabut

“Kemudian kita tidak boleh lengah, kita tetap waapada, satgas pekon, kecamatan dan gugus tugas kita bersama-sama berikhtiar, semoga musibah covid-19 ini segera hilang. Kepada petugas tim medis, TNI Polri dan lainnya, terimakasih atas darma bhaktinya. Mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah,” tutupnya. (nop/abd)



  • Bagikan