Sambut Momen Natal dan Tahun Baru, Telkomsel Optimalisasi Kesiapan Jaringan

  • Bagikan

 

radarlampung.co.id – Memasuki momen perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 yang masih akan dijalani di masa pandemi COVID-19, Telkomsel menggelar sejumlah aktivitas dan program perusahaan yang ditujukan untuk menghadirkan Semangat untuk Semua bagi masyarakat Indonesia.

Kegiatan pengamanan dan peningkatan kualitas jaringan broadband, program loyalitas beserta promo produk digital unggulan, hingga aktivitas berbagi untuk sesama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, telah dihadirkan untuk menemani masyarakat dengan semangat serta optimisme yang positif khususya dalam menyongsong tahun yang baru.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, keluarga besar Telkomsel mengucapkan selamat memperingati hari Natal bagi masyarakat yang merayakan dan selamat Tahun Baru untuk kita semua. Telkomsel menyadari bahwa momen perayaan Hari Natal dan Tahun Baru saat ini masih harus dijalani dengan suasana masa pandemi yang penuh tantangan.

“Sehingga, sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, Telkomsel akan terus bergerak maju untuk selalu hadir menemani setiap fase kehidupan masyarakat dengan membawa Semangat untuk Semua,” kata dia.

Sambung dia, dengan komitmen ini, Telkomsel berupaya mendampingi seluruh lapisan masyarakat melalui kontribusi nyata yang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelanggan setia Telkomsel.

“Untuk itu, sebagai connectivity enabler, kami secara konsisten akan memastikan momen akhir tahun tetap spesial bagi seluruh masyarakat dengan terus saling terhubung melalui pemanfaatan layanan berteknologi digital yang didukung akses jaringan broadband terkini dan terluas dari Telkomsel,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Telkomsel terus menebar semangat dan kebahagiaan pada momen NARU tahun ini sebagai wujud syukur dan rasa kepedulian kepada masyarakat, terutama di situasi penuh tantangan pada pandemi COVID-19 ini.

“Berbagai upaya yang dijalankan merupakan wujud apresiasi Telkomsel atas kepercayaan masyarakat, dengan memberikan kembali apa sudah dicapai perusahaan selama setahun ini kepada masyarakat yang selalu menjadi pendukung utama dalam tiap pengembangan bisnis yang dilakukan oleh Telkomsel,” katanya.

Dalam mewujudkannya, Telkomsel menghadirkan rangkaian program CSR, antara lain dengan memberikan berbagai bantuan seperti paket sembako dan bingkisan untuk 15.000 anak negeri, terdiri dari yatim piatu, kelompok tidak mampu, dan masyarakat prasejahtera, serta bantuan paket sembako dan alat kebersihan untuk 250 yayasan/panti asuhan/gereja.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk tetap menghadirkan semangat, bergandengan tangan, serta terus bergerak maju bersama menyambut momen pergantian tahun yang penuh kesempatan dan harapan yang lebih baik. Dengan begitu, kita bisa tetap menggapai resolusi di tahun yang baru sembari membantu sesama yang membutuhkan di masa penuh tantangan ini,” ujar Setyanto.

Baca Juga:   BSI Edukasi Layanan Digital Banking

Lebih jauh, Pada Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel memprediksi trafik layanan data akan mengalami peningkatan sebesar 10,19 persen dibandingkan dengan hari biasa 2020. Jika dibandingkan dengan Natal dan Tahun Baru sebelumnya, Telkomsel memprediksi trafik data akan tumbuh 49,3 persen.

Prediksi tersebut didasari pada tren perubahan perilaku pelanggan selama masa pandemi sepanjang tahun ini, di mana terjadi pergeseran pemanfaatan akses layanan berbasis digital untuk kebutuhan mendukung aktivitas keseharian.

Seperti akses layanan media sosial yang diprediksi tumbuh 7,32 persen, communications (seperti instant messaging dan video conference) melonjak 22,52 persen, streaming video naik 12,47 persen, mobile gaming melonjak hingga 18,65 persen, akses browsing naik 14,21 persen, serta akses e-commerce yang akan tumbuh sekira 13,17 persen.

Sedangkan untuk trafik pada layanan SMS, Telkomsel memproyeksi akan terjadi pertumbuhan sebesar 4,89 persen dibandingkan dengan hari biasa di 2020. Jika dibandingkan dengan Natal dan Tahun Baru 2019, pertumbuhan yang terjadi diprediksi mencapai 0,8 persen.

Untuk layanan Voice, Telkomsel memprediksi trafiknya akan tumbuh 2,76 persen dari hari biasa di tahun ini. Jika dibandingkan dengan Natal dan Tahun Baru sebelumnya, trafik layanan Voice diperkirakan akan turun 12,1 persen.

Berdasarkan prediksi trafik, Telkomsel mengambil langkah antisipatif dengan melakukan optimalisasi jaringan, khususnya pada konektivitas broadband, di 550 point of interest (POI) yang tersebar di seluruh Indonesia.

POI tersebut mencakup 304 area residensial, 23 wilayah rumah sakit utama penanganan COVID-19, serta 223 titik strategis utama lainnya di tiap provinsi (meliputi titik jalur distribusi logistik seperti bandara, pelabuhan, jalan, serta fasilitas umum lain).

Direktur Network Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, upaya penguatan, penambahan, dan pengamanan akses jaringan yang telah dilakukan secara rutin menjadi langkah kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, khususnya akan akses layanan broadband, terutama menjelang momen hari Natal dan Tahun Baru.

Dia menambahkan, dengan adanya fokus optimalisasi jaringan di masing-masing titik prioritas ini kami berharap dapat meningkatkan user experience saat menggunakan jaringan Telkomsel.

“Kami pun memastikan bahwa penguatan dan pengamanan akses jaringan akan menjangkau seluruh titik prioritas agar seluruh pelanggan dapat terus menikmati layanan broadband terdepan, terluas, dan merata dengan nyaman dan lancar di setiap aktivitas digitalnya di momen akhir tahun dan pergantian tahun baru,” katanya.

Baca Juga:   Stimulus Kelistrikan, Upaya Pemerintah Membantu Masyarakat di Tengah Pandemi

Dalam melakukan upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan di POI yang telah ditentukan, Telkomsel mengoperasikan tambahan 587 BTS 4G LTE baru, dan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) serta menambah kapasitas gateway internet menjadi 6.880 Gbps untuk menjamin kelancaran akses layanan data bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Hingga November tahun ini, Telkomsel juga telah mengoperasikan teknologi 4G LTE di seluruh BTS USO yang tersebar di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), termasuk perbatasan negara hingga pelosok negeri, sekaligus melengkapi lebih dari 233.000 BTS Telkomsel yang sudah beroperasi melayani lebih dari 95 persen wilayah populasi di Indonesia.

Selain itu, Telkomsel juga menjalankan drive test atau uji jaringan, dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di setiap wilayah. Total jarak tempuh uji jaringan kali ini mencapai 14.008 km, yang mencakup 26 ruas tol (termasuk yang baru beroperasi) di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Untuk pengawasan dan pengamanan rutin terhadap performa jaringan, Telkomsel kembali menerapkan virtual operation dan virtual monitoring yang telah sukses dijalankan pada Ramadan dan Idul Fitri 1441H lalu.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung imbauan pemerintah dalam menerapkan physical distancing saat proses bekerja sekaligus meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan jaringan. Telkomsel turut melengkapi para petugas lapangan dengan alat pelindung diri (APD) untuk menjaga keselamatan dan kesehatan mereka.

Virtual operation dan virtual monitoring untuk Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dijalankan dengan menggelar 59 Posko Virtual yang dikawal langsung oleh 1.350 personel dari internal Telkomsel dan didukung 35 tim mitra strategis beranggotakan 767 orang.

Hendri lebih lanjut menjelaskan, Telkomsel juga terus memantapkan peta jalan (roadmap) implementasi 5G di Indonesia dengan memperluas cakupan jaringan VoLTE, yang kini dapat dinikmati pelanggan di 48 kabupaten/kota yang tersebar di wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Kehadiran VoLTE Telkomsel dengan cakupan yang lebih luas dan didukung sinergi dengan para penyedia ponsel pintar yang mendukung layanan VoLTE memungkinkan lebih banyak pelanggan untuk mendapatkan pengalaman menelepon yang lebih baik dan jernih berkat jaringan 4G LTE terdepan dan terluas dari Telkomsel. (Ega/yud)




  • Bagikan