Mesuji  

Saply Berharap Pondok Pesantren Ikut Berperan Tingkatkan Pembangunan


Bupati Mesuji saat peletakan batu pertama Gedung Asrama Santri Pondok Pesantren Lirboyo Cabang Mesuji di Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kamis (10/2). Foto Ardian/Radarlampung.co.id
Bupati Mesuji saat peletakan batu pertama Gedung Asrama Santri Pondok Pesantren Lirboyo Cabang Mesuji di Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kamis (10/2). Foto Ardian/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembangunan di bidang keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional secara menyeluruh.

Oleh sebab itu, antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dan swasta harus saling bahu membahu dalam rangka memajukan pelaksanaan pembangunan. Baik secara nasional maupun di tingkat kabupaten.





Hal tersebut diungkapkan Bupati Mesuji Saply TH saat memberikan sambutan pada peletakkan batu pertama Gedung Asrama Santri Pondok Pesantren Lirboyo Cabang Mesuji di Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kamis (10/2).

Menurut orang nomor satu di Mesuji itu, keberadaan pondok pesantren diharapkan mampu meningkatkan pembangunan, khususnya di bidang keagamaan dan kemasyarakatan, sehingga pengetahuan masyarakat terhadap agama Islam dapat terus berkembang mengikuti perkembangan zaman.

Selain itu, keberadaan pondok pesantren, khususnya di Mesuji, sangat penting untuk membangun dan mendidik para generasi muda yang bernafas Islam agar memiliki iman, ilmu, dan akhlak yang baik, sebagai bekal memajukan pembangunan di Mesuji.

“Generasi muda inilah yang nantinya akan meneruskan roda pemerintahan Kabupaten Mesuji di masa yang akan datang. Melalui akhlak yang baik, saya yakin pembangunan di Mesuji akan terus meningkat dari tahun ke tahun dan mampu bersaing dengan kabupaten lainya,” ungkap Saply.

Akan tetapi, untuk mencapai itu semua, diperlukan prasarana yang baik untuk menunjang pendidikan di pondok pesantren. Salah satunya adalah dengan pembangunan gedung asrama santri yang layak, sehingga dapat menunjang kegiatan-kegiatan di pondok pesantren.

“Saya berharap keberadaan gedung asrama santri ini dapat dijadikan sebagai prasarana penunjang bagi siswa agar lebih nyaman dan produktif dalam upaya mewujudkan generasi muda yang islami dan memiliki jiwa nasionalisme,” tukasnya. (muk/sur)