Sasar Daerah Pelosok, Bapenda Rencanakan Sistem Jemput Bola Program Pemutihan

  • Bagikan
Adi Erlansyah Kepala Bapenda Lampung. Foto Prima Imansyah Permana/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Provinsi Lampung mulai memasuki bulan ketiga. Selama dua bulan berjalan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat Rp 53.697.534.630.

Adi Erlansyah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menyatakan, dari capaian PAD tersebut terinci kendaraan roda dua sebanyak 49.041 unit dan kendaraan roda empat 21.461 unit. Sehingga total 79.502 kendaraan mengikuti program pemutihan.

Ia melanjutkan, tempat pelayanan pemutihan masih sama seperti diawal, yaitu di Samsat Induk, Samsat Pembantu, dan Unit Pelayanan Cepat di Rajabasa. “Untuk kuota pelayanan tetap 75 wajib pajak (WP) satu sesinya. Sehari ada empat sesi. Tapi tetap kita layani selagi perotokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di terapkan,” ungkapnya, Rabu (2/6).

Baca Juga:   Ada Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Kampung Sawah Tutup Sementara

Adi pun mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Ditlantas Polda Lampung terkait membukaan tempat pelayanan lainnya. Dimana pihalnya pun mulai merencanakan pada Juni ini akan menerapkan sistem jemput bola.

“Kita akan bicara dulu ke Ditlantas. Apakah dengan Samsat Keliling. Ini langkah kita untuk mengejar daerah pelosok. Kita bicarakan dulu, kami sudah punya rencana. Karena Samsat ini koordinatornya polisi. Kita bagian pembayaran pajak,” terangnya.

Ditanya capaian target pemutihan, Adi mengatakan akan melakukan penghitungan dan evaluasi. Namun pihaknya tetap akan memaksimalkan realisasi. “Target sudah ditetapkan diawal, nanti kita evaluasi seberapa besar kewajaran penetapan target,” tuturnya. (pip/wdi)



  • Bagikan