Sasaran Fisik TMMD ke-110 Kodim 0429/LT Dirasakan Masyarakat

  • Bagikan
Caption: Pembangunan TMMD ke-110 Kodim 0429/LT. FOTO ISTIMEWA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0429/Lampung Timur, sangat dirasakan oleh masyarakat di dua desa: Sukorahayu dan Karang Anyar, Kec. Labuhan Maringgai, Kab. Lampung Timur.

Bagaimana tidak, dua desa tersebut merupakan desa yang hampir 28 tahun ini –sejak 1993, tak tersentuh dengan program TMMD. Dengan kembali digelarnya TMMD ke-110 ini, sejumlah sasaran fisik baik itu jalan, rumah ibadah, dan juga rumah warga yang sudah tak layak huni ikut dibangun oleh prajurit TNI.


“Semenjak ada TMMD ke-110 Kodim 0429/Lampung Timur ini masyarakat sangat terbantu. Akses jalan pertanian bagi warga pun ikut dibangun oleh prajurit TNI,” kata Kepala Dusun V Desa Karang Anyar, Ahmad Badarudin (35), Senin (29/3).

Menurutnya, sebelum TMMD ini berlangsung di desanya, hampir puluhan tahun masyarakat agak kesulitan untuk mengangkut hasil pertanian dari sawah terutama beras, ke rumahnya masing-masing.

“Kalau sudah hujan jalan yang dibangun oleh prajurit TNI agak sulit dilalui. Karena memang, jalan yang diperbaiki ini terhubung antar dua desa: Sukorahayu dan Karang Anyar,” kata dia.

Baca Juga:   Ini Tanggapan Ketua DPRD Lamtim Atas Penahanan AF

Maka dari itu, masyarakat pun ikut andil untuk sama-sama bergotong royong membantu prajurit TNI untuk membangun sasaran fisik di TMMD ke-110 Kodim 0429/Lampung Timur. “Kami (warga) sangat antusias sekali. Mudah-mudahan semoga dengan adanya TMMD ini dapat dirasakan semua oleh masyarakat di dua desa,” ucapnya.

Sementara itu, Dandim Kodim 0429/Lampung Timur Letkol Kav. Muhammad Darwis menjelaskan, di pilihnya dua desa: Sukorahayu dan Karang Anyar tempat diselenggarakannya TMMD ke-110 ini atas saran dan masukan. Pun seleksi dari pihaknya juga masyarakat.

“Memang sebelum awal tahun kami sudah memprogramkan untuk memilih semua sasaran desa seluruh di Kab. Lamtim,” katanya.

Dari situ, pihaknya juga sudah meminta kepada seluruh komandan koramil untuk mengajukan proposal rencana. “Setelah itu kami seleksi. Lalu kami pilih desa ini karena dua desa ini adalah desa yang paling pinggir dan berbatas langsung dengan HUTAN Waykambas,” kata dia.

Terlebih lanjut dia, dua desa ini pun sudah lama tak tersentuh dengan program TMMD. “Ya paling terakhir itu di tahun 1993. Dan tidak berlanjut lagi,” jelasnya.

Baca Juga:   Polres Lamtim Amankan Pengedar Pil Heximer

Dalam perjalanan TMMD ke-110 ini, ada beberapa kendala yang mereka hadapi. Terutama memasukan barang material untuk membangun jalan. “Kendala sementara ini memang karena sering hujan. Dan memasukan material ke lokasi. Dan kami meminta tolong masyarakat. Total panjang jalan itu 4 kilometer,” ujarnya.

Terpisah, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono mengatakan, sasaran fisik yang dibangun di TMMD ke-110 oleh para anggotanya tak hanya jalan saja. Ada juga renovasi masjid. “Tadi kita lihat ada beberapa rumah warga yang turut direnovasi. “Dan tujuannya minimal sasaran kita sesuai dengan apa yang direncanakan,” katanya.

Dilain hal, Wakil Bupati Lamtim Azwar Hadi mengatakan, atas nama pemerintah daerah (pemda) Lamtim pun sangat berterimakasih kepada Kodim 0429/LT. Dimana telah menerapkan TMMD di dua desa.

“Atas Pemda Lamtim kami mengucapkan terimakasih dengan adanya TMMD ini. Yang sudah mendapat pembangunan. Seperti bedah rumah, rumah ibadah, jalan dan juga membuka jalan. Terimakasih kepada Korem 043/Gatam juga Kodim 0429/LT,” pungkasnya. (ang/wdi)




  • Bagikan