Satbrimob-TNI Sinergi Memasak

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Bukan berolah raga atau mengekarkan otot tubuh, sejumlah Pria ini justru asyik menunduk sambil mengiris cabai dan bahan baku makanan lainya di dapur umum lapangan Saburai, Enggal, Bandarlampung, Sabtu(18/4).

Ya, Pria-pria itu merupakan para anggota yang tergabung dalam Satgas Pemerintah bersama Sat Brimob Polda Lampung dan juga para TNI, selain mempunyai kemampuan menertibkan kepentingan masyarakat, mereka juga ternyata ahli dalam memasak.

Bau harum bumbuan begitu pekat tat kala melewati lokasi yang mulai ramai sejak pukul 05:00 WIB, mereka bersiap menyiapkan makanan yang akan dibagikan kepada seluruh warga Bandarlampung yang membutuhkan yakni saat mata hari sudah berada tepat diatas kepala.

Salah satu relawan yang membantu dalam dapur umum itu Aiptu Ruci Gumilar, ia mengatakan mempunyai latar belakang perhotelan sebelum memutuskan masuk ke instansi Polri. “Saya terbiasa masak, dari dulu belajar masaknya ya otodidak,” katanya.

Baca Juga:   Delapan Reklame Ditempel Stiker Tak Bayar Pajak dan Terancam Ditebang

Masalah menu bukanlah titik fokus sebenarnya, kesulitannya tidak lain  adalah kedisiplinan dalam memasak dalam jumlah banyak yakni 1000 porsi paket makanan siap saji yang setiap hari beganti-ganti menunya.

“Teknik sederhana yang umum diketahui yakni mengolah bahan makanan dengan cara digoreng. Namun disinilah menjadi tantangan sendiri bagi setiap relawan dapur umum, khususnya bagian memasak. Biasalah pasti takut keciprat minyak, apalagi saat goreng ikan pasti minyaknya  sering meledak- ledak,” terangnya.

Seperti yang dikerjakan pada hari ini, lanjut Ruci, mereka membuat menu ayam sambal beserta sayur dan nasi. Bahan makanan yang telah dimasak langsung dimasukan ke dalam kotak. “Dibantu relawan lainya, dari anggota lainya memasukannya ke kotak nasi atau bungkus nasi,” jelasnya.

Pria yang mengaku telah memasak dalam dapur umum pada lokasi konflik dan juga bencana tsunami ini beberapa moment pada beberapa tempat sulit untuk di lupakan.

Baca Juga:   Beri Bantuan Rp5 Juta, Wali Kota Lantas Imbau Masyarakat Terdampak Ombak ke Rusunawa

“Salah satu moment susah dilupakan  yakni ketika sedang menyiapkan makan bagi anggota lainnya,  pos kita justru  diserang kelompok sparatis. Sebagian personil berusaha melawan serangan dan kita tetap memasak. Bagi saya masak itu asyik, bisa ngusir jenuh saat tugas apalagi saat penugasan jauh dari keluarga,” ujar ayah anak satu itu.

Seperti yang dikerjakan pada hari ini, lanjut Ruci, mereka membuat menu lele goreng dan ayam sambal. Bahan makanan yang telah dimasak langsung dimasukan ke dalam kotak.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, selain makanan yang dimasak di dapur umum ini diberi gratis kepada masyarakat sekitar pihaknya juga menerima donasi dari pihak luar berupa bahan mentah untuk dimasak. “Jadi seperti beras, minyak, kemudian bahan lainya kita open donasi atau kita terima dengan baik,” singkatnya.(Mel/yud)




  • Bagikan