Satgas Covid-19 Gunung Sulah Sterilisasi Kediaman Dedy Mawardi

  • Bagikan
Sterilisasi di kediaman almarhum Dedy Mawardi oleh Satgas Covid-19 kelurahan Gunung Sulah, Rabu (7/7). Foto Prima Imansyah P/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kelurahan Gunung Sulah melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan di seputar kediaman almarhum Sekjen Seknas Jokowi Dedy Mawardi, di Jl. Pulau Buton, Gang Damai, RT 08, LK 02, Rabu (7/7) sore.

Terpantau, Lurah Gunung Sulah Husni Zakiya bersama pamong setempat melakukan penyemprotan di area dalam dan luar rumah. Tenaga kesehatan (Nakes) setempat yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APB) pun melakukan swab antigen ke anak almarhum.

Berbagai karangan bunga berdatangan, mulai dari Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana hingga Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Husni Zakiya mengatakan, almarhum meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB, setelah satu pekan dirawat di rumah sakit. Ia mengungkapkan, setelah mendapatkan kabar duka tersebut, pihaknya langsung melakukan tindakan sterilisasi di kediaman almarhum dengan menyemprotkan disinfektan.

Baca Juga:   Bantuan Beras 6.767 Ton Disalurkan, Bandarlampung Didahulukan

“Kami juga berkoordinasi dengan puskesmas agar semua orang yang ada di rumah almarhum untuk dilakukan swab antigen, alhamdulillah semuanya negatif Covid-19,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id, Rabu (7/7).

Pihaknya langsung melakukan edukasi kepada masyarakat apa yang sedang terjadi di kediaman almarhum. Sedangkan untuk pemakamannya akan dilakukan secara protokol kesehatan Covid-19 di Kebun Jahe. Pihaknya pun telah meminta masyarakat dan keluarga tidak mengadakan takziah, sebab saat ini Bandarlampung sedang masuk zona merah penyebaran Covid-19.

“Takziah tidak diadakan untuk menghindari kerumunan dan mencegah penyebaran Covid-19, tapi di musala akan ada salat ghaib untuk almarhum dengan jumlah terbatas,” ungkapnya.

Sementara, Ketua RT 08 LK II  Kelurahan Gunung Sulah Andi Ali menuturkan, almarhum Dedy Mawardi merupakan seorang yang baik dan memilki jiwa sosial masyarakat yang bagus.

Baca Juga:   Innalillahi, Satgas Covid Lampung Bantu Satgas Kota yang Kelelahan Makamkan Jenazah

“Tentunya kami sangat kehilangan almarhum, dia sangat banyak membantu warga sekitar, bahkan saat kampung kami melakukan lockdown mandiri pada awal Covid-19, beliau merupakan orang yang men-support kebutuhan warga sekitar,” ungkapnya. (pip/sur)




  • Bagikan