Satgas Siapkan Blokade, Batasi Pergerakan Gajah

  • Bagikan
Satuan tugas penanganan konflik gajah dan masyarakat melakukan ronda untuk memblokade pergerakan gajah. FOTO DOKUMEN CAMAT SUOH

RADARLAMPUNG.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Konflik Gajah di Kecamatan Suoh, Lampung Barat bersama masyarakat terus melakukan blokade terhadap kawanan gajah liar yang meneror warga Pemangku Kalibata, Pekon Sukamarga sejak beberapa hari terakhir.

Camat Suoh Mandala Harto mengungkapkan, saat ini kawanan gajah tersebut berjarak hanya sekitar 200 meter dari lahan garapan yang dimukimi sekitar tujuh kepala keluarga (KK).


“Kawanan gajah tersebut berjarak hanya sekitar 200 meter dari Talang Mbah Jael. Masuk dalam wilayah Pemangku Kalibata, Pekon Sukamarga. Di sana ada tujuh KK. Jadi memang dikhawatirkan akan menimbulkan kerugian yang besar bagi masyarakat. Karena itu kami dari kecamatan, bersama satgas dan masyarakat melakukan blokade,” kata Mandala.

Baca Juga:   Ini Kendala Testing Covid-19 di Lambar

Selain blokade, terus Mandala, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan upaya penggiringan gajah tanpa koordinasi dan komando dari satgas.

Hal ini bisa membahayakan warga. Terlebih, masih ada masyarakat yang nekat menggiring gajah tanpa koordinasi dengan pihak terkait.

“Bagaimana kita melakukan penggiringan, namun tidak membahayakan masyarakat. Karena itu perlunya koordinasi dan satu komando. Jangan ada lagi warga yang nekat melakukan penggiringan sendiri. Karena kami menerima laporan, itu masih ada. Masyarakat perlu paham bahwa hal tersebut sangat berbahaya,” tegasnya.

Diketahui, 12 ekor gajah masih berkeliaran di wilayah Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS). Kawanan hewan berbelalai itu sempat masuk pemukiman dan merusak rumah, gubuk serta tanaman warga. (nop/ais)




  • Bagikan