Satresnarkoba Polres Tanggamus Ungkap Peredaran Sabu Senilai Rp100 Juta, Diduga Libatkan Napi

  • Bagikan
Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi memimpin ekspose pengungkapan sabu-sabu senilai Rp100 juta yang melibatkan dua napi, Rabu (1/9). Salah satunya mendekam di sebuah Lapas di Lampung. FOTO RNN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota Satresnarkoba Polres Tanggamus berhasil mengungkap peredaran sabu-sabu senilai hampir Rp100 juta. Tujuh tersangka diamankan, salah satunya narapidana lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Lampung.

Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhi Widharyadi mengatakan, pengungkapan peredaran sabu-sabu seberat 94,72 gram diawali penangkapan terhadap tersangka FE (41) alias N yang diduga sebagai pengedar.


Warga Pekon Sukabanjar, Kecamatan Gunungalip itu dibekuk sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu (22/8). Kemudian dilakukan pengembangan pada Kamis (26/8) sekitar pukul 15.30 WIB.

“Selain FE sebagai terduga pengedar, kami juga berhasil menangkap enam tersangka lainnya. Yaitu AW (20) dan CI (30), keduanya warga Pekon Sukabanjar. Lalu AQ (21) alias Aan dan IS (27) yang merupakan warga Pekon Sinarbanten, Kecamatan Talangpadang. Dua tersangka lagi, yaitu HP (38) dan HG (32). Keduanya berstatus warga binaan Lapas akibat kasus serupa,” kata Satya Widhy Widharyadi dalam konferensi pers Rabu sore (1/9).

Baca Juga:   Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Guring

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti 22 paket kecil siap edar, satu linting ganja kering, empat kaca pirek, enam pipet, dua plastik alumunium foil dan dua unit ponsel.

Satya yang didampingi Wakapolres Kompol M. Ali Muhaidori, Kasatresnarkoba Iptu Deddy Wahyudi, Kasi Propam Iptu Ujang Srikandi dan Kasubbag Humas Iptu Yusuf mengungkapkan, FE merupakan pemain lama.

Ia baru bebas dari Rutan Kotaagung pada Mei lalu. Lantas lelaki itu kembali tertangkap karena tersangkut kasus serupa.




  • Bagikan