SD di Tanggamus Ini Terancam Hancur Akibat Abrasi, BPBD Minta Bantuan Pemprov

  • Bagikan
Bangunan SDN 3 Pasarmadang yang terancam abrasi sehingga butuh adanya bangunan pemecah ombak. Foto rnn

RADARLAMPUNG.CO.ID–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus terus berupaya untuk mencegah dampak abrasi meluas diwilayah Pesisir Kotaagung yang mengancam bangunan SDN 3 Pasarmadang. Upaya tersebut antara lain dengan meminta bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Tanggamus, Edi Nugroho mengatakan, wilayah pesisir dan laut merupakan kewenangan pemprov maka dari itu pihaknya mengajukan permintaan bantuan.


“Kami akan ajukan permohonan rekomendasi harapkan bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung untuk turut membantu. Sebab kewenangan pantai dan laut adalah pihak provinsi,” ujar Nugroho mewakili Kepala BPBD Tanggamus Ediyan M.Thoha.

Dilanjutkan Edi, untuk model pemecah ombak yang tepat dibangun untuk melindungi bangunan SDN 3 Pasarmadang nanti akan dibahas kembali.

Baca Juga:   Anggota Diperiksa Propam Soal Dugaan Pungli, Ini Penjelasan Kapolres Way Kanan

“Untuk model pemecah ombaknya nanti dicarikan model yang tepat, sebab jika talud nantinya juga akan hancur. Sedangkan beronjong juga tidak bisa,” terangnya.

Sementara, Lurah Pasar Madang, Dede Chandra mengaku bahwa bangunan SDN 3 Pasarmadang semakin lama semakin terancam, hal itu akibat abrasi yang terus terjadi sehingga mengikis bibir pantai.

“Kini jarak antara bangunan sekolah dengan laut hanya delapan meter saat kondisi laut surut. Namun saat pasang ombak bisa mengenai dinding bangunan ruang kelas yang paling dekat dengan laut,”kata Dede Chandra.(ehl/rnn/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan