Sebelas Pedoman Dalam Pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau

  • Bagikan
Apel gabungan persiapan Operasi Ketupat Krakatau di halaman Mapolres Pesawaran, Rabu (5/5). FOTO HUMAS POLRES PESAWARAN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Substansi dari kebijakan pelarangan mudik oleh pemerintah adalah mencegah terjadinya penyebaran virus Corona agar tidak terjadi kluster-kluster saat kegiatan di bukan Ramadan, seperti kluster pesantren, mudik, ziarah, tarawih dan lain sebagainya.

Hal itu diungkapkan Bupati Dendi Ramadhona selaku pemimpin apel saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2021 di halaman Mapolres Pesawaran, Rabu (5/5).


“Idul Fitri 1442 H dirayakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Peningkatan aktifitas akan terjadi dalam bentuk ibadah dan kegiatan masyarakat di sentra-sentra ekonomi, destinasi¬† pariwisata, serta kegiatan budaya seperti takbir keliling dan halal bi halal,” ujarnya.

Baca Juga:   Destinasi Wisata Dibuka, Tetap Terapkan Prokes!

Hal tersebut sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, kamseltibcar lantas dan pelanggaran protokol kesehatan.

“Oleh karena itu, Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat 2021 yang akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari 6 sampai 17 Mei 2021,” sebut Dendi.

Dikatakan, peningkatan aktifitas masyarakat pada bulan Ramadan, menjelang, pada saat, dan pasca Idul Fitri tentu saja sangat berpotensi meningkatkan penyebaran virus Corona di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan dan tempat wisata.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan