Sebelum Bunuh Diri, Curhat ke Tetangga Soal Kesulitan Ekonomi

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO SHUTTERSTOCK.COM

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kesulitan ekonomi diduga menjadi pemicu Ek (48), berbuat nekat. Wanita asal Kecamatan Banyumas, Pringsewu ini ditemukan tidak bernyawa, sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (2/8). Lehernya terjerat tali tambang.

Sebelumnya, Ek sempat mengeluhkan kesulitan ekonomi kepada tetangganya. Bahkan ia pernah ingin menjual meteran listrik.


Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan, kondisi Ek kali pertama diketahui oleh Sherly (12), anaknya.

“Sekitar jam 03.00 WIB, korban masih sempat mengantarkan anaknya buang air kecil. Namun jam 05.00 WIB, anaknya bangun dan melihat ibunya tidak ada di kamar,” kata Timur.

Sang anak memeriksa ruangan lain dan menemukan ibunya. Posisinya terduduk bersandar di lemari plastik. Sementara lehernya masih terjerat tali tambang yang diikatkan di teralis jendela.

Baca Juga:   Bareskrim Polri dan Kementerian DLH Selidiki Limbah Hitam di Laut

“Dugaan tali terputus karena tidak kuat menahan berat tubuh korban,” ujarnya.

Timur mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa itu dipicu motif kesulitan ekonomi. “Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup karena motif ekonomi,” urainya. (sag/ais)




  • Bagikan