Sedang Berduka, Motor Malah Dibawa Pencuri

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tindak kriminalitas sepertinya memang tidak mengenal situasi. Ya, seorang pencuri kendaraan bermotor terekam kamera pengintai atau CCTV, sedang beraksi di rumah korban yang sedang berduka.

Peristiwa itu terjadi di Jl. Telukbone, Kotakarang Raya, Telukbetung Barat, Bandarlampung, Jumat (9/7). Rekaman CCTV menunjukan aksi percurian tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Pencuri yang diperkirakan berjumlah dua orang dengan menggunakan baju dan jaket berwarna gelap sebelumnya terlihat memantau kondisi rumah korban. Saat itu, pintu gerbang rumah korban memang dalam kondisi setengah terbuka.

Saat melihat kesempatan lantaran situasi rumah sepi, pelaku kemudian memanfaatkan hal tersebut untuk mengendap-ngendap masuk ke halaman rumah korban. Dalam hitungan detik, sepeda motor Honda Scoopy milik korban pun langsung dibawa kabur.

Baca Juga:   Perkara Korupsi DAK Tuba, Saksi Sebut Diperintah Pungut 12,5 Persen dari Sekolah

“Memang kondisi rumah saat itu sedang sepi. Karena kejadiannya sebelum magrib. Sekitar jam setengah enam sore,” kata korban bernama Aisyah (19), Minggu (11/7).

Remaja ini mengatakan, saat itu keluarganya sedang sibuk di dalam rumah. Lantaran keluarga akan mengadakan acara tahlilan anggota keluarga yang meninggal. ”Sedang persiapan acara tiga harinya kakek,” tambahnya.

Saat itu ada tiga sepeda motor yang terparkir di teras rumah, bersama Honda Scoopy bernomor polisi BE 2231 AAL miliknya. Namun, posisi motor milik korban memang berada di paling ujung.

Menurut Aisyah, saat itu ada satu orang yang ditugaskan berjaga di luar rumah. “Tapi waktu itu yang ditugasin jaga di luar lagi masuk ke rumah sebentar. Karena posisinya mau magrib juga,” sambung dia.

Baca Juga:   Pembobol Toko Bangunan Diringkus Polisi

Di saat itu, kawanan pencuri yang diduga masih remaja tersebut mengambil kesempatan untuk melancarkan aksinya dan membawa kabur sepeda motor korban. Kawanan pencuri diduga telah mengintai kondisi rumah keluarganya lebih dulu.

Aksi pencurian tersebut baru disadari Aisyah pada malam hari, setelah acara tahlilan selesai digelar. “Saya baru sadar pas mau pulang. Motor saya sudah nggak ada, waktu dicek di CCTV ternyata begitu kejadiannya,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Aisyah dan keluarganya telah melaporkan hal tersebut ke kepolisian. “Memang nggak sempat buat laporan langsung saat itu, karena memang masih fokus ke acara tiga harinya kakek. Tapi siang ini kita sudah laporan,” tandasnya. (ega/sur)




  • Bagikan