Sedih! Uang Persalinan Tabungan Untuk Biaya Persalinan pun Ikut Terbakar

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Nilawati (28) pemilik rumah tak kuasa menahan kesedihan pasca peristiwa kebakaran yang menghanguskan kediamannya yang sudah ditempati bersama keluarganya kurang lebih selama lima tahun.

Selain menghanguskan rumahnya, api pun membakar uang tabungan dari hasil usahanya selama berjualan kembang untuk peziarah didepan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kramat, Telukbetung Utara, Bandarlampung.

“Habis semua kebakar, bukan hanya barang-barang saja yang habis tapi juga uang tabungan Rp. 600 ribu juga kebakar. Padahal, uangnya itu mau dipakai untuk biaya persalinan kelahiran anak kedua saya, sekarang saya lagi hamil 7 bulan. Duitnya dari selama lima hari jualan kembang di TPU Kramat,” ujarnya dengan keadaan mata berkaca-kaca, Selasa, (16/5).

Baca Juga:   Total, 4.678 Pelamar Bersaing dalam CASN Pemkot Bandarlampung

Selain menghanguskan uang tabungan dan sejumlah barang-barang elektronik miliknya, api juga membakar perlengkapan bayi yang telah dia kumpulkan selama ini.

“Saya dan suami sudah lama kumpulin alat bayi seperti baju dan ayunan gitu. Tapi sekarang sudah terbakar semua,” urainya.

Dia mengaku mengetahui peristiwa kebakaran tersebut dari para tetangganya, akibat kejadian itu juga dirinya mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Ada anak-anak yang nyusul ketempat usaha saya, katanya rumah saya kebakaran. Waktu saya datang benar kebakaran, saya langsung lemas lihatnya. tadi juga ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang kesini. Kalau untuk kerugian sekitar Rp 20 jutaan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebuah rumah semi permanen di Jalan Dr Warsito, Gang Tanggamus, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung, hangus dilahap jago merah, Selasa, (15/5), sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca Juga:   Pemkot Bagikan Obat Covid-19 ke Masyarakat

Kebakaran yang diduga karena konsleting listrik menghanguskan bangunan yang menggunakan bahan kayu, terlipek dan anyaman bambu atau geribik, rumah itu ditempati sepasang suami istri M Nurdin (28) dan Nilawati (28). (ndi/ang)




  • Bagikan