Sedih! Uang Persalinan Tabungan Untuk Biaya Persalinan pun Ikut Terbakar

Nilawati (28) pemilik rumah yang terbakar tak kuasa menahan kesedihannya, saat melihat rumahnya yang terbakar, Rabu (16/5). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id
Nilawati (28) pemilik rumah yang terbakar tak kuasa menahan kesedihannya, saat melihat rumahnya yang terbakar, Rabu (16/5). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Nilawati (28) pemilik rumah tak kuasa menahan kesedihan pasca peristiwa kebakaran yang menghanguskan kediamannya yang sudah ditempati bersama keluarganya kurang lebih selama lima tahun.

Selain menghanguskan rumahnya, api pun membakar uang tabungan dari hasil usahanya selama berjualan kembang untuk peziarah didepan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kramat, Telukbetung Utara, Bandarlampung.

“Habis semua kebakar, bukan hanya barang-barang saja yang habis tapi juga uang tabungan Rp. 600 ribu juga kebakar. Padahal, uangnya itu mau dipakai untuk biaya persalinan kelahiran anak kedua saya, sekarang saya lagi hamil 7 bulan. Duitnya dari selama lima hari jualan kembang di TPU Kramat,” ujarnya dengan keadaan mata berkaca-kaca, Selasa, (16/5).

BACA  Sebelum Diterbangkan ke Solo, Jenazah Gogon Sempat Dilarikan ke RS BW

Selain menghanguskan uang tabungan dan sejumlah barang-barang elektronik miliknya, api juga membakar perlengkapan bayi yang telah dia kumpulkan selama ini.

“Saya dan suami sudah lama kumpulin alat bayi seperti baju dan ayunan gitu. Tapi sekarang sudah terbakar semua,” urainya.

BACA  Kurang dari 24 Jam Polda Lampung Ringkus Penebar Teror Bom Transmart

Dia mengaku mengetahui peristiwa kebakaran tersebut dari para tetangganya, akibat kejadian itu juga dirinya mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Ada anak-anak yang nyusul ketempat usaha saya, katanya rumah saya kebakaran. Waktu saya datang benar kebakaran, saya langsung lemas lihatnya. tadi juga ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang kesini. Kalau untuk kerugian sekitar Rp 20 jutaan,” pungkasnya.

BACA  PMII Prihatin Adanya Radikalisme dan Terorisme di Indonesia

Diberitakan sebelumnya, Sebuah rumah semi permanen di Jalan Dr Warsito, Gang Tanggamus, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung, hangus dilahap jago merah, Selasa, (15/5), sekitar pukul 15.00 WIB.

Kebakaran yang diduga karena konsleting listrik menghanguskan bangunan yang menggunakan bahan kayu, terlipek dan anyaman bambu atau geribik, rumah itu ditempati sepasang suami istri M Nurdin (28) dan Nilawati (28). (ndi/ang)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here