Segera ‘Duduki Kursi BE 1 A’, Ini Kata Yusuf Kohar

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Setelah masuk tahapan penetapan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung pada 12 Februari mendatang, kendali roda pemerintahan Bandarlampung dipastikan akan berpindah dari Herman HN ke wakil wali kota M. Yusuf Kohar.

Hal itu lantaran Herman akan maju sebagai calon gubernur pada pilgub 2018 berpasangan dengan Sutono sebagai calon wakil gubernur, diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI).


Diwawancarai radarlampung.co.id, Yusuf Kohar menyatakan tak ada yang istimewa saat dirinya akan menjalankan roda pemerintahan wali kota menggantikan Herman mulai pertengahan bulan depan.

“Nggak ada yang istimewa, biasa saja. Kan saya hanya menjalankan aturan perundang-undangan toh. Saya tetap BE 2 A, tetapi menjalankan tugas sebagai BE 1 A,” ujarnya, Senin (29/1).

Baca Juga:   Duh, Kualitas Pembangunan Jalan di Kecamatan Ini Bikin DPRD Tanggamus Kecewa Berat

Disinggung soal hubungannya yang sering ‘naik turun’ dengan Herman, Yusuf menyatakan bahwa dengan dirinya menjalankan tugas wali kota ini, membuktikan bahwa dirinya memang diperlukan sebagai wakil wali kota.

“Saya nggak mau banyak komentar, tetapi ini kan membuktikan bahwa saya sebagai wakil diperlukan. Sebab, kalau wali kota nggak ada wakil, nggak bisa dia,” ucapnya.

Terkait persiapan ke depan untuk menjalankan tugas sebagai wali kota hingga selesainya pilgub, politikus Partai Demokrat itu menyatakan tak ada persiapan khusus. Dia juga menegaskan tak akan repot menghadapi satker yang tak loyal.

“Saya akan kembalikan saja ke aturan. Bagi yang nggak loyal kita kembalikan saja ke aturan perundang-undangannya bagaimana,” ujarnya. (rlo/gus)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan