Sekelompok Orang Tak Dikenal, Tikam Seorang Pria Hingga Tewas

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Warga jl. Soekarno Hatta Bypass, Sukarame, Bandarlampung, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergeletak di dekat pembuangan sampah area SPBU Waydadi, pada Rabu (30/6) malam.

Pria yang ditemukan pertama kali sekitar pukul 22.30 wib tersebut diketahui menggunakan kaos hitam lengan panjang dan celana jeans biru tua sebatas lutut. Korban diduga baru meninggal sebelum ditemukan warga dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Adapun identitas korban diketahui bernama Bobby Adam (31), warga Perumnas Wayhalim, Bandarlampung. Dilihat dari sejumlah luka yang ditemukan ditubuhnya, korban diduga tewas akibat penganiayaan.

Hal tersebut dikuatkan oleh kesaksian salah seorang saksi, Toto, satpam SPBU Waydadi yang mengatakan dia sempat melihat sejumlah pemuda tidak dikenal di sekitar SPBU tersebut.

Baca Juga:   Pengedar Ganja Jaringan Aceh-Lampung Diamankan Polda Lampung

“Saya waktu itu lagi ngawal bongkar-muat bahan bakar dari dalam tangki ke area penampungan. Terus di pinggir jalan saan, datang sekitar 10 orang,” katanya, Kamis (1/7).

Dia mengatakan, para pemuda tersebut sempat terlihat cek-cok. Melihat hal tersebut, Toto kemudian berusaha menghalau mereka agar tidak masuk ke area SPBU. “Mereka sempat kelihatan uber-uberan. Jadi saya hadang supaya tidak masuk ke sini,” katanya.

Menurut Toto, dilihat dari penampilannya, sekelompok pemuda tersebut kemungkinan merupakan anak punk yang kerap mangkal di sekitar perempatan lampur merah.

Setelah sekelompok pemuda tersebut bubar, Toto kemudian pergi ke depan area SPBU dan berniat untuk memeriksa situasi. Di saat itu lah, dia menemukan korban sudah terkapar di dekat pembuangan sampah dengan sejumlah luka di tubuh.

Baca Juga:   Ada Kendala Soal BLT, Masyarakat Bisa Lapor Bhabinkamtibmas

“Setelah selesai bongkar-muat, saat cek lagi kedepan. Waktu itu mereka sudah bubar. Waktu itu juga saya lihat dia (korban, red) sudah tergeletak di samping kotak sampah,” pungkasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana saat dikonfirmasi terkait hal ini mengaku belum dapat memberika keterangan. Namun pihak Inafis Polresta Bandarlampung telah diturunkan untun melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Siap, sabar ya. Masih dalam penyelidikan,” singkat dia saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp. (Ega/yud)




  • Bagikan