Sekprov Buka Panen Raya di Tuba, Begini Harapannya

  • Bagikan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Fahrizal Darminto bersama Bupati Tulangbawang Winarti membuka panen raya padi inbrida. FOTO M. ZAINAL ARIFIN/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Fahrizal Darminto membuka panen raya padi inbrida di Kampung Sumberagung, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang (Tuba), Rabu (18/5).

Kegiatan itu sekaligus launching dan implementasi program Kartu Petani Berjaya (KPB) beserta pembagian bibit hortikultura dan benih padi.

Saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Sekprov menjelaskan, sektor pertanian dimandatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, Lampung memiliki banyak komoditi unggulan di bidang pertanian, seperti: padi, jagung, ubi kayu, nanas, pisang, kakau, kopi, dan komoditi lain yang diharapkan dapat membangkitkan perekonomian Lampung.

Berdasarkan surat keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang tahun 2019, Tulangbawang memiliki lahan baku sawah seluas 51.094 hektare atau 14,12 persen dari luas lahan baku Lampung.

Baca Juga:   Kabag Tapem Tuba Wafat Terpapar Covid-19, Bupati: Almarhum Orang Baik

“Hasil produksi padi di Tulangbawang cukup baik, pada Januari-April 2021 sebesar 68.005 ton. Meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 24.801 ton,” ungkapnya.

Hal tersebut karena meningkatnya luas panen dari 7.793 hektare menjadi 21.370 hektare di tahun 2021.

“Untuk itu diharapkan Tulangbawang tetap mempertahankan bahkan meningkatkan hasil produksi serta produktivitas padi guna mendukung ketahanan pangan di Lampung,” harapnya.

Turut hadir pada panen raya tersebut, Ketua Tim Kartu Petani Berjaya (KPB) Yusuf S. Barusman, Bupati Tulangbawang Winarti, Forkopimda setempat, serta kelompok Gapoktan. (nal/sur)




  • Bagikan