Selalu Kecolongan, Dishub Waykanan Wacanakan Regulasi Batasan Tonase

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aksi kucing-kucingan truk pengangkut muatan berlebih membuat petugas berwenang di kabupaten Waykanan meradang. Pasalnya, selama ini meraka selalu luput dari razia petugas. Sebaliknya ketika petugas lengah, truk bermuatan lebih tersebut seenaknya saja berseliweran di jalan raya.

Kadishub dan LLAJ Waykanan Akhmad Odhani menegaskan, pihaknya segera membuat regulasi tentang teman sejalan sehingga ke depannya jalan jalan yang ada di Way Kanan dapat terjaga dengan baik. Rencananya regulasi tersebut mulai digodok pada Januari 2019.


“Minggu depan atau awal Januari kita akan segera buat aturan tentang tonase jalan itu untuk disampaikan kepada pak Bupati. Apabila nantinya masih ada pelanggaran, pihak kepolisian juga dapat memberikan tindakan yang lebih maksimal dalam menindak tegas,” kata Odhani, Selasa (25/12).

Terpisah, Kasat Lantas Polres Waykanan AKP. Wayan menyatakan telah menindak tegas para sopir angkutan buah sawit ataupun kayu Albasia yang diduga membawa muatan melebihi tonase dengan penilangan sesuai dengan tupoksi kepolisian.

Menurutnya, selama ini pihak kepolisian hanya bisa menindak tilang. Namun apalagi bila semua kelengkapan administrasi pengangkutan dimiliki oleh mobil tersebut, pihak kepolisian juga tak bisa berbuat banyak.

“Hal itu akan berbeda apabila pemerintah Kabupaten Waykanan dapat mengeluarkan regulasi tentang batasan tonase jalan seperti halnya yang ada di Sumsel sehingga kita dapat menindak tegas hingga memberhentikan operasional kendaraan yang membawa muatan melebihi tonase itu,” terang AKP Wayan mendampingi Kapolres Waykanan AKBP Andi siswantoro. (sah/kyd)




  • Bagikan