Selama PPKM Level 3, di Bandarlampung Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Sumber Foto Bagian Protokol
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Sumber Foto Bagian Protokol

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 menjelang Natal hingga tahun baru 2022 atau selama dua minggu. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, tidak hanya tempat wisata dan hiburan yang ditutup pada pelaksanaan PPKM Level 3. Namun bioskop dan resepsi pernikahan juga dilarang selama dua minggu PPKM ini.



“Yang nggak boleh buka bioskop, wedding gak boleh selama dua pekan. Kalau rumah makan, mall, minimarket, serta warung bahan pangan boleh, tapi kita perketat,” ujarnya saat ditemui di area Aula Semergou, Senin (6/12).

Baca Juga:   Pemkot Bandarlampung Mengaku Sudah Tak Terima Tenaga Honorer Sejak Wali Kota Baru

Eva mengungkapkan, dirinya bersama Fokopimda akan menggelar rapat persama untuk mensosialisasikan teknis PPKM Level 3 yang mulai 22 Desember ini. Juga Bandarlampung akan memperketat syarat perjalanan dan penyekatan.

“Hotel-hotel dan penginapan lain akan kita tinjau semuanya dan untuk cafe semuanya akan tutup. Objek wisata tutup selama dua pekan. Ini tidak lain supaya menekan Omicron, karena di luar negri susah ada sekitar 15 negara yang terkonfirmasi masuk varian ini,” ungkapnya.

Baca Juga:   Mulai 2 Februari, Berikut Tujuh Titik Lokasi Bazar Murah Pemkot

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk memberitahu sanak saudaranya yang belum divaksin untuk mau divaksin. Meski vaksinasi Kota Bandarlampung telah mencapai 84 persen.

“Kadang-kadang ada juga nih yang padahal belum vaksin ngomongnya sudah vaksin. Tolong yang belum divaksin nanti Bunda yang datang ke rumahnya deh untuk ajak untuk imbau dan edukasi supaya mau divaksin,” tuturnya.

Baca Juga:   DLH Siagakan Satgas untuk Jaga Kebersihan Kali

Eva menambahkan, apapun arahan dari pemerintah pusat akan dijalani. “Tapi kita tetap harus perketat ini karena Bandarlampung ini kan ibukota dan harus bener-bener kita jaga dengan baik,” ucapnya. (pip/sur)






  • Bagikan