Sembilan Masyayikh NU Usulkan Muktamar Bertepatan dengan Harlah NU Ke-96

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – Tarik-menarik penjadwalan Muktamar NU Ke-34 yang akan dilaksanakan di Lampung membuat sembilan masyayikh NU atau kiai sepuh mengadakan pertemuan.

Berdasarkan data yang dihimpun Radarlampung.co.id, ada lima hasil kesepakatan yang ditandatangani para kiai ini yang ditujukan kepada PBNU


Pertama, para kiai ingin muktamar berlangsung dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan.

Kedua, para kiai ingin muktamar berjalan dengan suasana teduh, aman, damai, dan harmonis.

Ketiga, para kiai ini pelaksanaan muktamar dipersiapkan secara maksimal dan optimal. Karena itu, para kiai mengusulkan idealnya Muktamar NU Ke-34 dilaksanakan akhir Januari 2022 bertepatan dengan Harlah NU Ke-96.

Keempat, para kiai ingin Muktamar NU Ke-34 berkualitas dan bermartabat dalam menyongsong satu abad NU.

Baca Juga:   Pelaku Pengeroyokan dan Pencurian Terdeteksi, Kapolres Minta Menyerahkan Diri

Kelima, para kiai ingin Muktamar NU Ke-34 menghasilkan keputusan dalam rangka membangun kemandirian bangsa untuk perdamaian dunia.

Kesepakatan ditandatangani K.H. Anwar Mansyur (Jawa Timur), K.H. Abuya Muhtadi Dimyati (Banten), Tuanku Bagindo H. Muhammad Letter (Sumatera Barat), K.H. Manarul Hidayat (Jakarta), K.H. Abun Bunyamin (Jawa Barat), K.H. Ahmad Haris Shodaqoh (Jawa Tengah), K.H. Abdul Kadir Makarim (NTT), K.H. Muhsin Abdillah (Lampung), dan K.H. Farid Wadjdy (Kalimantan Timur). (sya/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan