Semoga Tuba Dapat Program 100 Smart City

  • Bagikan
Plt. Kepala Dinas Kominfo Dedy Palwadi memaparkan program prorakyat Tulangbawang Bergerak Melayani Warga (BMW) saat assessement program 100 Smart City di Kementerian Kominfo. FOTO DOKUMEN HUMAS PEMKAB TULANGBAWANG
Plt. Kepala Dinas Kominfo Dedy Palwadi memaparkan program prorakyat Tulangbawang Bergerak Melayani Warga (BMW) saat assessement program 100 Smart City di Kementerian Kominfo. FOTO DOKUMEN HUMAS PEMKAB TULANGBAWANG

radarlampung.co.id – Sejumlah terobosan dilakukan Pemkab Tulangbawang (Tuba) untuk meningkatkan pelayanan publik. Terbaru, 100 Smart City Indonesia, yang merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Menurut Plt. Kepala Dinas Kominfo Tulangbawang Dedy Palwadi, Smart City merupakan program untuk wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari. Tujuannya mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kita telah mengikuti assessment program 100 Smart City. Semua program prorakyat Tulangbawang Bergerak Melayani Warga (BMW) sudah kami paparkan. Kami berharap, program Smart City ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat dengan adil dan tranparan,” kata Dedy kepada Radarlampung.co.id, Sabtu (23/2).

Baca Juga:   Buka Lima Gerai, Polres Tuba Vaksin 1.558 Orang

Dilanjutkan, melalui program Smart City diharapkan integrasi teknologi dalam tata kelola kota dimungkinkan dengan keberadaan internet of things. Yakni jaringan perangkat elektronik yang saling terhubung dan mampu mengirim data atau melakukan tindak lanjut dengan campur tangan manusia minimal.

”Mudah-mudahan mendapatkan hasil terbaik. Sebab implementasi Smart City di Indonesia mengalami berbagai kendala. Mulai dari infrastruktur penunjang yang belum memadai, kesiapan pemerintah setempat hingga masyarakat yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal,” urainya.

Mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung/Kelurahan ini melanjutkan, dalam assessement program Smart City, Tulangbawang berkesempatan mewakili Provinsi Lampung.

”Semoga kita bisa terpilih masuk dalam program 100 Smart City. Sebab administrasi perkantoran bisa lebih efisien karena hampir semua pekerjaan bisa lebih mudah, penggunaan kertas berkurang dan kita bisa lebih berhemat. Pada beberapa kota, alur disposisi atau perintah perkantoran sudah menggunakan smartphone,” tegasna. (nal/ais)

Baca Juga:   Buka Lima Gerai, Polres Tuba Vaksin 1.558 Orang

 

 




  • Bagikan