Lamtim  

Sempat DPO, Polres Lamtim Amankan Salah Satu Tersangka Pengroyok yang Tewaskan Korban


RADARLAMPUNG.CO.ID – Upaya Polres Lampung Timur mengungkap kasus pengroyokan yang mengakibatkan 1 korban tewas mulai membuahkan hasil. Itu setelah Polres Lamtim berhasil mengamankan salah satu pelaku, Jumat (6/5).

Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan, pelaku yang berhasil diamankanbadalah IN (18) warga Kecamatan Way Jepara Lamtim.





Dilanjutkan, kepada petugas IN mengaku melakukan pengroyokan itu karena diajak rekan-rekannya. Pada aksi pengroyokan itu, IN mengaku melakukan pemukulan dan menendang korban.

Setelah mendengar salah korban tewas, tersangka IN akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Way Jepara dengan diantar keluarganya.

“Saat ini, tersangka IN masih diamankan di Polsek Way Jepara guna pengembangan penyidikan lebih lanjut,”jelas AKP Ferdiansyah didampingi Kapolsek Way Jepara AKP Ferdiansyah.

Ditambahkan, saat ini Polres Lamtim masih melakukan pendalaman atas kaus itu dan terus memburu pelaku lainnya. “Diduga aksi pengroyokan dilakukan oleh 10 pelaku. Doakan semoga pelaku lainnya segera dapat kami amankan,” jelas AKP Ferdiansyah.

Baca Juga:   Pencanangan Imunisasi, Pemkab Lamtim Sasar 194.178 Anak

Diketahui, kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Timur, Kamis (5/5) pukul 21.30 Wib. Kali ini, peristiwa terjadi di Dusun II Desa Sumur Bandung Kecamatan Way Jepara. Petisriwa itu mengakibatkan 1 korban tewas, yaitu RS (23) warga Desa Rajabasa Lama Kecamatan Labuhan Ratu. Sementara, rekannya DM (19) juga warga Desa Rajabasa Lama mengalami luka-luka.

Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika RS dan DM berniat pulang setelah berkunjung  ke rumah rekannya EH di Desa Sumber Marga Kecamatan Way Jepara.

Saat melintas di Depan SMPN 3 Way Jepara. Mereka melihat ada sekelompok pemuda sedang berkumpul. Merekapun melintasi sekelompok pemuda itu dan tidak terjadi sesuatu yang mencurigakan.

Baca Juga:   Adanya Wabah PMK, Pemkab Lamtim Imbau Peternak Waspada

Namun, ketika akan melintasi perempatan, mereka dikejar oleh sekelompok pemuda tersebut. Karena takut, RS dan DM yang mengendarai sepeda motor masuk ke halaman rumah warga.

Namun, sekelompok pemuda yang mengejar ikut masuk ke halaman rumah warga dan langsung mengeroyok RS dan DM. Kemudian, satu dari kelompok pemuda itu menusuk RS menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka di bagian ketiak kanan dan telapak tangan kiri. Sementara, DM mengalami luka memar di sekujur tubuhnya. Setelah melakukan pengroyokan para pelaku langsung kabur.

Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong DM langsung berdatangan. Kemudian, warga membawa RS dan DM ke Rumah Sakit Permata Hati Way Jepara.

Baca Juga:   ASN Lamtim Wajib Taati Jam Kerja

Namun, akibat luka-lukanya setelah dilakukan penanganan medis nyawa RS tidak dapat diselamatkan lagi.

Atas kejadian itu, petugas Polres Lamtim dan Polsek Way Jepara langsung meluncur ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kejadian itu masih dalam penyelidikan. Kami juga masih berusaha memburu para pelakunya. Doakan kami, semoga cepat menangkap pelaku dan mengungkap motifnya,” jelas AKP Ferdiansyah, Jumat (6/5).

Diketahui sebelumnya, satu orang tewas dalam keributan di jalan belakang Pasar Tridatu, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur, sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (23/4).

ZN (35), warga Desa Rajabasa Lama meregang nyawa akibat sabetan senjata tajam. Sebelumnya ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana. (wid/ang)