Sempat Kesusahan Oksigen, Stok Metro Kini Aman

  • Bagikan
ilustrasi/foto dok timesofindia.indiatimes.com

RADARLAMPUNG.CO.ID –  Beredar banner pemberitahuan terkait persedian oksigen menipis, dan tidak dapat melayani pasien yang membutuhkan terapi oksigen. Banner tersebut diketahui berasal dari salah satu rumah sakit yang ada di Kota Metro.

Banner tersebut berisi pemberitahuan. “Instalasi Gawat Darurat Mohon Maaf, disebabkan persedian oksigen kami sudah menipis dan sulitnya mendapatkan pasokan baru sementara waktu IGD kami belum dapat melayani pasien yang membutuhkan terapi dengan oksigen (Pasien sesak nafas, pasien saturasi oksigen darah menurun, pasien rencana oprasi, dan pasien yang akan melahirkan,red)” begitu isi banner tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Adrianti membenarkan informasi tersebut. Menurutnya banner tersebut terpasang di Rumah Sakit Mardi Waluyo. Rumah sakit tersebut kesulitan oksigen sejak Sabtu (3/7) siang. Namun saat ini telah dapat diantisipasi.

Baca Juga:   Polisi Monitoring Penyaluran BST untuk Warga Kasui Terdampak Covid

“Ya benar, sudah beberapa hari susah oksigen RS Mardi Waluyo. Sudah kita tindak lanjuti dan konfirmasi penyebabnya. Serta sudah ada langkah-langkah kedepan apabila demikian harus antisipai lebih cepat, kemudian memberi informasi tentang distributor yang bisa dipesan di beberapa tempat,” ucapnya saat dihubungi Radarlampung.co.id, Minggu (4/7).

Senin (5/7) siang, lanjut Erla oksigen untuk RS Mardi Waluyo tiba dari Palembang. “Sudah dipastikan, besok siang sudah sampai. Mardi Waluyo ngambil dari Palembang, karena disteributor ini mengisi Sumbangsel termasuk Lampung,” terangnya.

Ditanya alasan keterlambatan dan kelangkaan stok oksigen, mantan Direktur RSUD A.Yani itu mengatakan karena permintaan oksigen dari distributor tinggi dan rumah sakit memerlukan banyak oksigen untuk penanganan pasien Covid-19.

“Mamang langkah, distributor ini permintaannya lagi tinggi sehingga tidak tepat waktu. Yang seharusnya Rabu (30/6) tiba, sampai hari ini belum anter. Itu yang menyebabkan langkah karena permintaan tinggi semua rumah sakit butuh banyak. Mereka kewalahan, tapi ini sedang cari alternatif tempat lain,” jelasnya.

Baca Juga:   Tujuh Daerah di Lampung Ini Berstatus Zona Merah Covid-19

Untuk itu, pihaknya pun mencari berbagai alternatif distributor oksigen untuk memenuhi kebutuhan oksigen di Bumi Sai Wawai. “Lagi langkah, kita harus cari berbagai alternatif dibeberapa tempat,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk stok oksigen di rumah sakit lain yang ada di Metro masih aman, dan dapat dipakai hingga satu bulan kedepan. “Kita monitor oksigen tiap hari. Rumah sakit kita suruh melaporkan stok oksigen jadi kalau sudah menipis kita tinjau konfirmasi kenapa kok belum pesan. Jadi saling mengingatkan, supaya tidak terjadi kelangkaan,” ucapnya. (Pip/wdi)




  • Bagikan