Sepanjang 2021, 1.757 Kasus Narkoba Diungkap Polda Lampung

  • Bagikan
Sebanyak 15.850 gram daun ganja dan 314 gram sabu, yang merupakan barang bukti tangkapan satu bulan Ditresnarkoba Polda Lampung dimusnahkan di halaman Direktorat Polda Lampung, Selasa (29/12). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sepanjang tahun 2021 ini, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung beserta jajaran ungkap 1.757 kasus penyalahgunaan narkoba. Narkoba yang diungkap itu pun dari berbagai jenis.

Selain itu, dari ribuan kasus yang berhasil diungkap itu, Ditresnarkoba Polda Lampung berhasil meringkus 2.356 tersangka. “Yang diungkap (narkoba) itu pun berbagai jenis. Dari ganja, sabu, ineks dan tembakau gorilla,” kata Wakil Direktur (Wadirresnarkoba) Polda Lampung AKBP FX Winardi, pada Kamis (25/11).


Menurut data yang dihimpun kata FX Winardi, untuk Polda Lampung sudah berhasil ungkap 206 kasus dengan 257 tersangka, Polresta Bandarlampung 241 kasus 334 tersangka dan Polres Lampung Tengah 150 kasus 197 tersangka.

Baca Juga:   Besok, Pengurus Apindo Lampung Dikukuhkan

“Polres Lampung Timur 124 kasus 158 tersangka, lalu Polres Lampung Selatan 113 kasus 174 tersangka, Polres Lampung Utara 103 kasus 129 tersangka, Polres Tulang Bawang 98 kasus 121 tersangka, Polres Pesawaran 98 kasus 136 tersangka dan Polres Tanggamus 84 kasus 119 tersangka,” katanya.

Kemudian Polres Metro 64 kasus 97 tersangka, Polres Pringsewu 69 kasus 108 tersangka, Polres Way Kanan 56 kasus 68 tersangka, Polres Mesuji 54 kasus 75 tersangka. Polres Lampung barat 50 kasus 67 tersangka. Polres Tulang Bawang Barat 41 kasus 59 tersangka. “Total 1.757 kasus dan  2.356 tersangka,” kata dia.

Dirinya menjelaskan seorang tersangka penyalahgunaan narkoba bisa dikatakan sebagai bandar jika barang bukti yang dimiliki melebihi persediaan terbatas satu hari. Hal ini sesuai dengan surat edaran Mahkamah Agung.

Baca Juga:   Satnarkoba Polres Pesawaran Bergerak, Dua Orang Kena Ciduk

“Nah untuk barang buktinya seperti sabu itu kurang dari satu gram. Juga pil ineks pun tak lebih dari delapan butir. Ya jadi lebih dari itu tidak bisa dikatakan pengguna maka kita proses (amankan),” pungkasnya. (ang/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan