Sepuluh Pucuk Senpi Diserahkan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Secara sukarela masyarakat Desa Negara Saka dan Tanjungsari Kecamatan Jabung menyerahkan senjata api illegal kepada Kapolda Lampung Irjen Suntana, Kamis (18/1).

Senjata api illegal tersebut secara simbolis diserahkan oleh Kepala Desa Negara Saka Jauharis sebanyak 7 pucuk dan Kepala Desa Tanjungsari Suyanto 3 pucuk.

“Semoga kesadaran masyarakat dua desa tersebut dapat dicontoh masyarakat lain yang masing menyimpan atau memiliki senjata api illegal,” harap Kapolda saat meninjau lokasi pembuatan senpi rakitan di Desa Tanjungsari Kecamatan Jabung.

Kesempatan yang sama Kapolda berharap keberhasilan Polres Lamtim menungkap lokasi pembuatan senjata api rakitan dapat menjadi titik awal pemberantasan peredaran senjata api illegal di seluruh Lampung.

Baca Juga:   Mutasi Pamen Polda Lampung, Kapolresta Turut Dirolling, Ini Daftarnya

Sementara itu dari pengerebekan tempat pembuatan senjata api (senpi) rakitan di rumah milik tersangka Yuli Kurniadi (31) di Desa Tanjungsari, Senin (15/1) polisi menyita barang bukti yaitu, 1 unit mesin las, 2 unit mesin bor tangan, 1 buah tanggem, 1 lembar besi plat, 1 buah pelindung muka, 4 pucuk kerangka senpi, 1 lembar amplas, 7 silinder.

Lalu juga, 1 lembar bahan stainless, digunakan untuk membuat gagang, 7 buah gagang senjata terbuat dari kayu, 5 lempeng plat besi, 2 buah kunci Letter T, 7 buah pelatuk senpi, 35 buah pegas, 3 buah tang, 4 buah penghalus senpi dan 2 buah palu

1 buah jangka sorong, 1 buah kikir, 3 batang elektroda las, 1 keping plat potongan pelatuk, 8 butir amunisi, 1 buah tas kecil warna hitam, 10 buah plastik klip bening, 1 lembar alumunium. (wid/ang/gus)




  • Bagikan