Serahkan Alsintan, Bupati Pesbar Ajak Petani Sukseskan Upsus

  • Bagikan
Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) prapanen di Kantor BPP Kecamatan Pesisir Selatan, Rabu (28/8). FOTO HUMAS PEMKAB PESISIR BARAT
Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) prapanen di Kantor BPP Kecamatan Pesisir Selatan, Rabu (28/8). FOTO HUMAS PEMKAB PESISIR BARAT

radarlampung.co.id – Pembangunan pertanian untuk kedaulatan pangan menjadi prioritas utama pemerintah. Kedaulatan pangan dikatakan berhasil jika memenuhi parameter, yaitu terpenuhinya kebutuhan pangan hasil produksi dalam negeri, kebijakan pangan dapat diatur secara mandiri, petani sebagai pelaku utama usaha pertanian terlindungi dan kesejahteraannya terjamin.

Hal ini disampaikan Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal saat menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) prapanen melalui Dipa APBN tugas pembantuan PSP satuan kerja Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung tahun 2019, di Kantor BPP Kecamatan Pesisir Selatan, Rabu (28/8).

Bantuan tersebut terdiri dari 14 unit traktor roda dua, sembilan unit pompa air, tiga unit cultivator, 899,06 hektare polis AUTP, asuransi usaha ternak sapi (AUTS), benih jagung  untuk 50 hektare, benih padi gogo 50 hektare, 10 ribu bibit kelapa, dua unit rice milling unit (RMU), dan 150 unit papan poktan.

Agus menyatakan, pada 2019, pemerintah kembali melakukan upaya khusus (upsus) dalam rangka pencapaian produksi komoditas pertanian. ”Kegiatan untuk mendukung pencapaian produksi pertanian, seperti penyediaan dan perbaikan sarana dan prasarana pertanian tetap dilanjutkan,” tegasnya.

Karena itu, masyarakat Pesisir Barat, khususnya petani harus berperan aktif menyukseskan Upsus dalam rangka pencapaian produksi komoditas pertanian. ”Seluruh jajaran di Pemkab Pesisir Barat, terutama yang menangani bidang pertanian untuk dapat menyukseskan upaya khusus dalam rangka pencapaian produksi komoditas pertanian. Dengan dukungan TNI AD, pencapaian produksi komoditas pertanian dapat terwujud,” kata dia. (try/ais)




  • Bagikan