Serap Aspirasi Warga, Darma Upayakan Ketercukupan TPS

  • Bagikan
Anggota DPRD Bandarlampung Darma Setiyawan menggelar reses di lingkungan Kelurahan Surabaya, Kedaton, Bandarlampung, Jumat (20/8) siang. Foto Ist. For Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sampah merupakan salah satu isu penting perkotaan. Pengangkutan sampah dari hulu sampai ke hilir diharapkan dapat berjalan maksimal, didukung dengan sarana dan prasarana memadai.

Harapan itu juga datang dari warga sekitar Jl. Danau Towuti, Kelurahan Surabaya, Kedaton, Bandarlampung. Sebagian besar dari mereka berharap ketercukupan fasilitas tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Sehingga sampah tidak tergeletak di sembarang tempat.


Kabar itu pun sampai ke telinga Anggota DPRD Bandarlampung Darma Setiyawan, saat menggelar reses di lingkungan tersebut, Jumat (20/8) siang. Disadarinya, jumlah TPS yang terbatas tentunya tidak bisa menangani masalah sampah dengan maksimal.

Menanggapi hal itu, ia pun mengatakan akan mengupayakan agar Pemkot Bandarlampung bisa memfasilitasi penambahan TPS, agar penanggulangan sampah bisa lebih maksimal.

Baca Juga:   Pemkot-PDI Perjuangan Gelar Vaksinasi di Bandarlampung

Kendala yang didapati selama ini, kata dia, untuk wilayah perkotaan cukup minim lahan kosong. Kalau pun ada, Pemkot harus merogoh kocek APBD yang tidak sedikit untuk bisa memberikan ganti rugi pada pemilik lahan. Sementara, di kondisi pandemi ini, keuangan daerah masih sangat terbatas.

Sebagai solusi terdekat, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk makin memaksimalkan upaya pengangkutan sampah. Dan, dirinya juga mengimbau seluruh pihak, mulai dari tingkatan Kelurahan hingga RT, bahkan masyarakat, untuk bisa ikut andil dalam penanganan sampah rumah tangga.

“Dengan penanganan sampah yang baik, kesehatan masyarakat pun tentunya dapat terjaga dengan baik. Untuk itu, selaku wakil rakyat saya akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar memaksimalkan upaya penanggulangan sampah,” pungkasnya yang juga membagikan paket sembako kepada warga saat reses. (rls/sur)




  • Bagikan