Serengsem Porak-poranda, Warga Klaim Sebagai Banjir Terbesar

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. meninjau sisa banjir di Jl. Kamboja, Kelurahan Serengsem, Panjang, Minggu (10/3). FOTO PRIMA IMANSYAH PERMANA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hujan deras mengguyur Bandarlampung Sabtu (9/3) sore hingga malam hari. Banjir di beberapa titik tak dapat dielakkan. Salah satunya terjadi di sekitar Jl. Kamboja, RT. 15, LK 1, Kelurahan Serengsem, Kecamatan Panjang.

Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. bersama SKPD terkait terjun ke lokasi Minggu (10/3) pagi. Rombongan membawa armada damkar BPBD, makanan dan minuman, serta membantu membersihkan lumpur-lumpur tebal di pemukiman.

Tampak warga RT 15 tersebut, silih berganti mengangkut barang yang bisa diselamatkan. Untuk sementara waktu diletakkan di tempat lebih tinggi. Ada juga yang terlihat memboyong barang-barang yang terendam air seperti lemari. Sisa lumpur-lumpur pun terus dibersihkan oleh BPBD.

Baca Juga:   Penumpang Pejalan Kaki dan Bus Nihil

Sunarsih (57), warga setempat menuturkan, banjir berasal dari meluapnya sungai Serengsem, akibat hujan yang mengguyur pada Sabtu (9/3) sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurutnya, banjir kali ini merupakan banjir besar pertama yang menimpa daerahnya. “Ya baru kali ini banjir besar campur lunpur dan tingginya mencapai 80 cm, biasanya naik gak campur lumpur dan paling 15 cm,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, ia dan keluarga besar tidak sempat menyelamatkan barang-barang di kediamannya. “Saya langsung naik ke atas rumah anak saya, sedangkan barang-barang gak sempat diselamatkan karena air tiba-tiba besar,” ucapnya. (pip/sur) 





  • Bagikan