Siang Ini, Mahasiswa Berencana Segel Bawaslu, Tolak Politik Uang!

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung siang ini berencana menggelar aksi di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung. Mahasiswa akan melakukan penyegelan Bawaslu terkait menuntut lembaga pengawas pemilu itu bertindak tegas atas potensi terjadinya pelanggaran pilkada seperti politik uang atau money politics.

Aksi mahasiswa tersebut mengambil tema Aksi Segel Bawaslu Gerakan 20 Ribu Mahasiswa Lawan Politik Uang. Menurut mahasiswa, politik uang adalah bentuk penyakit demokrasi di negeri ini. Gerakan 20 ribu mahasiswa lawan politik uang adalah gerakan konkret mahasiswa yang menginginkan terciptanya demokrasi yang bersih di negeri ini.

Presiden BEM Unila M. Fauzul Adzim. Foto Rima/Radar Lampung

Presiden BEM Unila Muhammad Fauzul Adzim kepada radarlampung.co.id mengatakan, aksi akan digelar pukul 14.00 WIB. Agendanya adalah aksi di Bawaslu dengan melakukan penyegelan.

Baca Juga:   Satgas Covid-19 Provinsi Lampung Salurkan Bantuan Sembako

“Aksi penyegelan secara simbolis. Ada beberapa hal yang harus dipe nuhi oleh Bawaslu Lampung sebelum segel secara simbolis itu dibuka. Diantaranya adalah adanya konsistensi Bawaslu dalam menjalankan tugasnya. Menghilangkan segala hal yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi diantaranya money politics. Jika itu sudah dipenuhi Bawaslu, maka segel itu nantinya akan kita cabut,” ungkapnya.

Ditanya apakah langkah mahasiswa menyegel Bawaslu lantaran ada indikasi inkonsistensi dalam menindak pelanggaran pilkada, Fauzul Adzim menyatakan, bahwa mahasiswa mendesak agar ditindak tegas semua pelanggaran dari semua calon. “Bawaslu tentu punya data-data pelanggaran dan temuannya. Kami meminta agar aturan ditegakkan termasuk pelanggaran yang dilakukan oleh semua calon, nomor berapa pun itu. Sehingga aksi kami ini agar menjadi tekanan bagi  Bawaslu untuk konsisten menegakkan aturan,” tandasnya.

Baca Juga:   Bahas Covid, Pemkab Way Kanan Rapat dengan Pengusaha

Aksi rencananya akan dimulai pukul 14.00 WIB. Namun, belum diketahui jumlah pasti peserta aksi. “Kita belum pastikan jumlah peserta aksi, yang jelas dari gabungan beberapa BEM. Kita lihat nanti di lapangan,” kata Fauzul. (rlo/gus)

 




  • Bagikan