Siapkan 3 Ribu Dosis Vaksin, Dinkes Lampung Kick Off Vaksin Booster

  • Bagikan
Siapkan 3 Ribu Dosis Vaksin, Dinkes Lampung Kick Off Vaksin Booster
Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana (kanan) saat menyuntikan Vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) kepada Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana, Jumat (14/1). Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Kick off vaksin booster di Provinsi Lampung dimulai Jumat (14/1) ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi di Auditorium Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Vaksin yang disediakan, diungkap Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana ialah 3000 dosis. Bagi masyarakat dan pelayan publik.



“Iya jadi hari ini kita melakukan kick off untuk vaksinasi booster atau vaksin ketiga yang diberikan kepada masyarakat dan pelayan publik,” ungkap Reihana, Jumat (14/1).

Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Lampung juga diminta datang membawa 10 orang perwakilan untuk ikut melaksanakan vaksinasi. Selanjutnya bagi masyarakat yang ingin datang dipersilahkan.

Baca Juga:   Dukung Percepatan Vaksinasi Dengan Gerai Vaksin Hingga Door to Door

“Namun, Dinkes Provinsi Lampung sifatnya hanya membantu. Selebihnya masyarakat bisa melakukan vaksinasi di pusat pelayanan kesehatan di kabupaten/kota, selama vaksin nya tersedia,” lanjutnya.

Sebagai syarat, minimal orang yang akan menerima vaksin dosis ketiga ialah yang sudah memiliki jarak enam bulan dari vaksinasi dosis kedua sebelumnya. Untuk jenis vaksinnya, bisa disesuaikan dengan kondisi stok yang ada di daerah.

Baca Juga:   Jangan Khawatir, Vaksin Booster Aman!

“Sebenarnya seperti saat ini, vaksin khusus untuk booster belum datang, namun Dinkes Provinsi masih memiliki buffer stok. Sehingga untuk mengejar target kemudian digunakan. Di kami ada Pfizer dan Moderna,” lanjutnya.

Dalam penerimaan vaksin booster, Reihana mengatakan memang dalam pemberian booster ada homolog dan heterolog. Untuk pemberian vaksin booster homolog dengan vaksin sejenis dari dua kali dosis primer sebumnya.

Sementara heterolog bisa berbeda antara dua dosis vaksin primer dengan boosternya. “Misalnya dosis pertama dan kedua sinovac, nanti dosis ketiga bisa Astra Zeneca atau Moderna. Jadi tidak ada masalah dalam pemberian vaksin ketiga ini. Namun saya sarankan untuk booster lebih baik tidak sama dengan vaksin primernya (heterolog), karena efikasinya lebih baik,” tambahnya.

Baca Juga:   Pekan Depan, Mulai Vaksin Booster di Tanggamus

Untuk vaksin Sinovac juga, tambahnya, saat ini tengah difokuskan untuk vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun. “Karena itu Masyarakat tidak perlu ragu untuk di vaksin booster. Silahkan ke pusat pelayanan kesehatan terdekat,” lanjutnya. (rma/wdi)






  • Bagikan