Siapkan Bibit Pohon, DLH Tubaba Programkan Pelestarian

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, membuat program pelestarian lingkungan di tahun 2021 dengan penanaman bibit pohon. Program tersebut disampaikan Kepala DLH Tubaba, Firmansyah, Senin (21/6) pukul 12.00 WIB. Penanaman bibit pohon tersebut akan dilaksanakan pada musim tanam sekitar bulan September mendatang dengan target penanaman 20 ribu batang.

“Saat ini kita sudah menyiapkan 11 ribu lebih bibit pohon dengan jenis pohon Flamboyan, Pule, Mahoni, Sirsak, dan Nangka, untuk kemudian akan disebar di setiap Tiyuh (Desa) dan Kelurahan seluruh Tubaba sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.”ujarnya.

Lanjut dia, adapun pengadaan bibit pohon-pohon untuk program pelestarian lingkungan tersebut, didapat dari bantuan provinsi dan beberapa stakeholder-stakeholder maupun pihak ketiga, melalui pengajuan proposal yang kita usulkan.

Baca Juga:   Dear Camat se-Tubaba, Siap-Siap Dapat Pelimpahan Wewenang Ini Dari Bupati

“Oleh karenanya, menjelang pelaksanaan program ini nanti, kami meminta agar baiknya setiap tiyuh dan Kelurahan dapat mengusulkan proposal kepada kita, untuk mengajukan permintaan berapa bibit pohon yang ingin mereka tanam, serta penyediaan tempat dimana saja agar kita lakukan survei lapangan terlebih dahulu.”ungkapnya.

Pelestarian lingkungan hidup adalah sesuatu hal yang semakin sulit ditemukan saat ini, apalagi di kota-kota besar. Hampir sebagian besar lahan telah beralih fungsi menjadi bangunan-bangunan yang menjulang tinggi, sehingga tidak heran pencemaran udara serta terpaan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan lain-lain sering terjadi.

“Dengan kegiatan penghijauan ini, maka kita menggerakkan sekaligus mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. Sehingga, melalui aksi penanaman pohon diharapkan dapat menjadi sarana untuk melestarikan lingkungan, agar lingkungan kembali asri dan sehat tanpa adanya pencemaran dan kerusakan lingkungan.”imbuhnya. (fei/rnn/wdi)




  • Bagikan