Siapkan Cold Chain Untuk Persiapan Kedatangan Vaksin Covid-19, Lampung Masuk Segmen 3

  • Bagikan
Kepala Diskes Lampung, Reihana. Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pemerintah Provinsi Lampung menunggu kedatangan vaksin Covid-19. Rencananya, akan ada 78 orang yang akan divaksin. Untuk itu, Pemprov Lampung tengah menyiapkan cold chain untuk penyimpanan vaksin.

Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, dirinya telah mendapatkan informasi dari Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan vaksin saat ini belum datang. Dan masih dalam tahapan simulasi.


“Saya dapat informasi dari Menkes bahwa vaksin ini belum datang. Sekarang baru simulasi dulu. Jadi mungkin, karena kita masuk uji coba yang segmen 3, yaitu Lampung dan Babel, uji coba tersedia. Tapi untuk keseluruhan vaksinya belum datang, bukan nggak ada,” jelas Reihana.

Namun, yang menjadi masalah saat ini ialah cold chain. Menurut Reihana, hampir semua cold room di ruang farmasi yang ada, hampir semua bersuhu diatas 8 derajat celsius.

“Karena vaksinasi rutin cukup di 8 derajat, tapi untuk vaksin Covid-19 butuh di 2 sampai 8 derajat Celcius. Artinya jadi masalah juga, harus menyiapkan cold room dibawah 8 derajat. Sekarang kita akan berkoordinasi dengan kementerian, ini bagaimana persiapan cold room nya. Karena kalau cold chain tidak dijaga dengan baik, vaksin tidak berguna,” jelas Reihana.

Baca Juga:   Perbaikan Drainase, Luas Lahan Tanam Padi Turun 19.434 Hektar

Hal ini juga menurut Reihana menjadi persoalan dihampir daerah di Indonesia, terkait cold room 8 derajat Celcius. Namun Reihana menegaskan sampai saat ini untuk kesiapan SDM cukup, rumah sakit juga sudah cukup ada 78 rumah sakit, puskesmas 301, dan seluruhnya sudah terlatih memberikan imunisasi. “Dan rentan 18-29 tahun, jadi dibawah itu, diatas itu tidak akan uji coba. Dan nantinya yang 78 akan diuji coba adalah nakes seluruhnya untuk uji coba, yang memberikan pelayanan termasuk TNI Polri, penjaga kereta api,” lanjutnya.

“Tapi saat ini kita sedang menyiapkan cold roomnya, gimana mau menerima vaksin tapi cold roomnya belum siap. Tadi pak menteri menjawab untuk simulasi dulu, maka untuk ujicoba segmen ke tiga sudah tersedia vaksin nya tapi untuk vaksinasi secara keseluruhan masih belum datang. Kita pakai sinovac dari China, Indonesia produksi mungkin 2021 baru ada. Yaitu vaksin merah putih,” tambahnya.

Baca Juga:   Wirahadikusumah Terpilih Ketua PWI Lampung 2021-2026

Sementara kasus harian Covid-19 di Lampung kembali mencapai kasus harian tertinggi. Di mana bertambah 157 kasus baru yang membuat total kasus kini menjadi 3592 kasus. Kasus ini berasal dari Lampung Tengah 65 orang, Bandarlampung 40 orang.

Kemudian Pringsewu 1 orang, Lampung Selatan 3 orang, metro 12 orang, Lampung Utara 10 orang, Lampung timur 1 orang, Waykanan 11 orang, pesawaran 5 orang, dan Tanggamus 2 orang. Dari jumlah tersebut 44 orang merupakan kasus baru dan 113 orang merupakan hasil tracing. Selanjutnya yang dirawat 25 orang dan isolasi mandiri 132 orang.

“Ada penambahan selesai isolasi sebanyak 95 orang. Di bawah ini berasal dari Lampung tengah 51 orang, Bandarlampung 33 orang, Lampung Timur 7 orang dan Metro 4 orang. Ada penambahan kasus meninggal karena Covid-19 sebanyak 7 orang, yaitu 6 orang dari Bandarlampung dan 1 orang dari Tanggamus. Sehingga total meninggal karena Covid-19 sebanyak 173 orang,” tandasnya. (rma/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan