Siapkan Program Penggerak Merdeka Belajar, SMAN 3 Bandarlampung Gelar IHT di D’Green Hotel

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Guna mewujudkan merdeka belajar tahun ajaran 2021/2022, SMAN 3 Bandarlampung, menggelar In House Training (IHT) dengan Pemanfaatan Aplikasi Google Classroom (GCR) dan Implementasi pembelajaran berbasis STEM di Masa Pandemi Covid-19.

Kegiatan IHT tersebut, rencananya berlangsung selama tiga hari di D’Green Hotel (5-7/7), yang diresmikan oleh Kabid Pembinaan Disdikbud SMA Bandarlampung, Diona Katharina mewakili Kadisdikbud Lampung, Sulpakar, Senin (5/7).

Kepala SMAN 3 Bandarlampung, Tri Winarsih menyampaikan, IHT tersebut, bertujuan mereview kembali guru SMAN 3 Bandarlampung, untuk persiapan pembelajaran tatap muka terbatas, yang diadakan 12 Juli 2021 mendatang.

“Persiapan guru menghadapi PTM terbatas ini sangat kami harapkan. Kami memaksimalkan melalui IHT dengan menggunakan aplikasi GCR dan penambahan model pembelajaran sistem STEM (Sains, Technology, Engineering & Mathematic),” ungkap Tri.

Baca Juga:   Rektor UTI Pandu Diskusi Forum Rektor Indonesia

Menurutnya, Peserta dari Pelatihan ini, berjumlah sekitar 50 orang berasal 40 orang guru ASN dan Non ASN SMAN 3 Bandarlampung dan 10 orang panitia.

“Dari tiga hari pelaksanaan itu, dua hari pembelajaran langsung dan satu hari kegiatan pembelajaran mandiri. Kami berharap guru-guru nantinya usai dari pelaksanaan IHT, bisa memberikan laporan berupa modul pembelajaran yang sesuai anak didik nantinya,” ucapnya.

Tri menjelaskan, dalam pelatihan IHT ini, diisi berbagai materi, diantaranya, pemanfaatan GCR, Pembelajaran berbasis STEAM di masa Pandemi Covid-19 serta Talkshow guru penggerak merdeka belajar dan Profil pemuda pancasila.

“Saya berharap, guru-guru SMAN 3 Bandarlampung bisa mentransformasi pembelajaran dari kurikulum sebelumnya menjadi kurikulum merdeka belajar yang berfokus pada pengembangan karakter profil pelajar pancasila yang disesuaikan dengan kondisi Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga:   Itera Siap Ikut Teliti Vaksin Covid-19

Terpisah, Salah satu guru SMAN 3 Bandarlampung, Elitha Aprilucilla,S.Pd ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai Guru Penggerak mewujudkan Merdeka Belajar tahun 2021/2022 yakni Memberikan wawasan kepada guru-guru SMAN 3 Bandarlampung dalam program pemuda pancasila dan sosialiasi guru penggerak merdeka belajar.

“Hasil dari pelatihan IHT ini, sesuai dengan yang disampaikan bapak kemendikbud Nadiem Anwar Makariem, Kita akan melakukan transformasi pada sekolah apapun. Pendampingannya akan melekat selama 3 tahun ajaran, tidak hanya 3 bulan seperti program jangka pendek lainnya. 3 tahun Ini adalah waktu minimum untuk mengubah budaya pembelajaran di sekolah,” katanya. (gie/yud)




  • Bagikan