Siapkan Sanksi untuk Siswa Terlibat Aksi Corat-coret


Rayakan Kelulusan Pelajar Lakukan Aksi Coret Seragam hingga Ngaspal di Jalan
Pelajar yang mengenakan seragam putih tengah konvoi merayakan kelulusan dengan menggunakan kendaraan roda dua di jalan Dipenogoro, TelukBetung Utara, Bandarlampung, Rabu (11/5). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung mengaku kecolongan terkait aksi corat-coret yang dilakukan sekelompok siswa, Rabu (11/5). Tindakan tegas akan diambil kepada siswa yang terbukti mengikuti kegiatan tersebut.

“Itu jelas tidak kita perbolehkan. Semua upaya sudah kita lakukan. Pengumuman dilakukan malam hari pada 5 Mei kemarin. Ini tanggal 11 (aksi corat-coret). Kita tidak menyangka. Di luar predikasi,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tommy Efra Hendarta, Kamis (12/5).





Tommy menyebutkan, adanya peristiwa corat-coret hingga malam hari di Bandarlampung tersebut, sanksi menunggu para siswa.

“Jadi antisipasi itu sudah kita lakukan. Ada sanksi seperti ijazah belum ditandatanganani. Pasti ada sanksi itu,” tegasnya.

Baca Juga:   Terlilit Pinjol, Wanita Bercadar yang Gegerkan Warga Pringsewu Nekat Minta Sumbangan

Sejauh ini, terus Tommy, pihaknya belum mendapatkan data siswa dari sekolah mana saja yang terlibat dalam aksi corat-coret tersebut.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kepala sekolahnya. Nanti pasti kita berikan sanksi juga,” tandasnya.

Sementara Kepala MKKS SMA Bandarlampung Hendra Putra menyebutkan, sebelumnya pihaknya telah mengambil langkah agar para siswa tidak melakukan aksi corat-coret.

Selain itu, MKKS sudah berusaha secara maksimal untuk koordinasi dan pencegahan supaya aksi-aksi seperti ini tidak terjadi.

”Pengumuman dilaksanakan malam hari, secara daring. Pengambilan SKL oleh orang tua. Ini akan terus jadi bahan (evaluasi) kita agar hal serupa tidak terjadi lagi,” sebut dia. (mel/ais)