SigerHub, Inkubator yang Lahirkan Banyak Start Up, UMKM, dan Koperasi

  • Bagikan
Mentoring kepada beberapa tenan saat pelatihan bisnis. Foto SigerHub Lampung
Mentoring kepada beberapa tenan saat pelatihan bisnis. Foto SigerHub Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 74 tenant telah dibina SigerHub dari berbagai sektor baik koperasi, startup dan UMKM. UMKM salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia.

Siger Innovation Hub merupakan lembaga inkubator startup, koperasi, dan UMKM yang menjadi wadah pengembangan bisnis dengan konsep kolaborasi.



Chief Executive Officer SigerHub Ikhwan Ferdian Widiarto mengatakan, merespon perkembangan digital, dan UMKM saat ini, pihaknya gencar menyosialisasikan inkubator, dan melakukan open recruitment melalui sosial media dan kemitraan dengan mitra-mitra strategis yang menanungi bisnis-bisnis di Lampung.

Baca Juga:   Ini Strategi Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM

“Karena kami ingin startup, koperasi, dan UMKM dapat naik kelas, dan juga memberikan akses mentor terbaik di Lampung dan dari jejaring lainnya. Agar banyak UMKm, koperasi maupun startup bisa tumbuh di inkubasi,” katanya, Kamis (6/1).

Ia menjelaskan, pihaknya juga menciptakan inovasi dengan membangun sebuat super apps untuk mengetahui tingkat kesehatan UMKM bernama UMKM Detector. Di mana, dengan melakukan test di apps itu UMKM akan mengetahui kondisi bisnisnya.

Baca Juga:   Dapat Alokasi Rp260 Triliun, Ini Strategi BRI Capai Target KUR 2022

“Dan kita akan bantu untuk membuat bisnisnya sehat sesuai masalah yang dihadapi hingga mengantarnya sampai mendapatkan investor,” tukasnya.

SigerHub sendiri menargetkan ke depan mampu menjadi ekosistem bisnis terbaik dan terlengkap di Lampung tahun 2022, dan akan mengembangkan bisnis di Sumatera dan seluruh Indonesia.

“Kami mencoba membentuk ekosistem bisnsi bagi semua wirausahawan di Lampung yang ingin memulai atau mengembangkan bisnsinya. Kami sebagai one stop solution bagi seluruh pebisnis baru  di Lampung,” ungkapnya.

Baca Juga:   Ini Strategi Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM

Ia berharap, dengan banyaknya tenan yang masuk dalam inkubator, dan mendapatkan kurikulum yang mumpuni, salah satunya dapat lebih banyak menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kami juga ingin melahirkan tenant yang berkualitas dan berdaya saing global. Serta dapat memberikan investasi kepada tenant baik dari sumber internal maupun eksternal,” pungkasnya. (rur/sur)






  • Bagikan