Sikapi Dinamika Musda PD Lampung, Ini Respon Ridho Ficardo

  • Bagikan
Ketua DPD Partai Demokrat Lampung M. Ridho Ficardo

RADARLAMPUNG.CO.ID- Dinamika Musda Partai Demokrat Lampung terus bergulir. Belakangan ada dua nama disebut-sebut bakal bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD PD Lampung. Keduanya yakni petahana M. Ridho Ficardo dan Edy Irawan Arief.

Terkait isu ini, Ridho angkat bicara. Menurutnya, sesuai arahan Pimpinan DPP Partai Demokrat, saat ini agar semua pihak dapat menahan diri dan menjaga kondusifitas.


“Sudah menjadi tugas wartawan untuk bertanya dan mencari berita. Akan tetapi arahan pimpinan DPP, untuk menahan diri, menjaga situasi kondusif, dan tidak gaduh. Karena kegiatan musda lebih bersifat internal,” singkatnya melalui sambungan What’sApp, Rabu (13/10).

Sebelumnya, DPD Partai Demokrat Lampung menepis kabar telah ada dua kandidat calon ketua yang bakal head to head.  Yakni petahana M.Ridho Ficardo dan Edy Irawan Arief. Pun kabar kepastian Musda yang bakal dilaksanakan pada 25 Oktober mendatang.

Baca Juga:   Golkar Lamsel: Indonesia Maju dan Sejahtera Dibawah Kepemimpinan Airlangga Hartarto

Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung, Julian Manaf mengatakan, beredarnya rilis yang menyatakan Ridho dan Edy sudah memiliki masing-masing sembilan pemegang hak suara bukan merupakan pernyataan resmi dari DPP Partai Demokrat, atau Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK).

“Ya sah-sah saja. Itu kan condong ke salahsatu calon bebas saja mereka berpendapat. Yang jelas, itu bukan pernyataan resmi dari DPP atau BPOKK. Pribadi mereka,. Namanya klaim” kata Julian saat dikonfirmasi, Selasa (12/10).

Dia juga menjelaskan, dari unsur pemegang hak suara terdiri dari 15 DPC, 1 DPD, 1 DPD, dan 1 organisasi sayap Partai. Di mana, dijelaskannya meski pemegang hak suara dijabat Plt hal tersebut masih disahkan.

Baca Juga:   Pemilu 2024, PPP Target 75 Kursi

“Kalau masing-masing sudah punya sembilan ya itu anggapan mereka saja. Klaim mereka bahwa sudah punya dukungan DPP dan daerah. Plt itu sah kok suaranya,” jelasnya.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya masih menunggu DPP mengeluarkan perintah terkait pelaksanaan Musda. “Nanti kan DPP mengeluarkan perintah tanggal kemudian di situ akan ada perintah pemventukan panitia. Steering Comitte (SC) dan Organizing Comitte (SC),” katanya. (abd/wdi)




  • Bagikan