Silaturahmi dengan Bupati, PWI Lampung dan Lamteng Sampaikan Program

  • Bagikan
Silahturahmi yang dilakukan oleh PWI Lamteng dengan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.FOTO SYAIFUL MAHRUM

RADARLAMPUNG.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung dan Lampung Tengah bersilaturahmi dengan Bupati Loekman Djoyosoemarto di Nuwo Balak, Jumat (15/11). Dalam silaturahmi ini disampaikan berbagai program yang sudah dan akan dilaksanakan.

“Bapak Bupati, PWI sedang membangun aula ukuran 6 m x 15 m dan ruang hotspot 4 m x 7 m ruang hotspot. Anggarannya non-APBD, tapi dibantu mitra-mitra PWI. Tinggal merampungkan lagi. Jadi tolong dibantu untuk penyelesaian atapnya,” kata Ketua PWI Lamteng Ganda Hariyadi.

Ganda mengakui PWI Lamteng tertinggal dengan PWI kabupaten/kota lain. “PWI Lamteng tertinggal. PWI kabupaten/kota sudah menggelar uji kompetensi wartawan beberapa kali, kita belum. pernah menggelar UKW di sini. Kita berencana menggelar UKW di sini. Mohon dukungan dan support-nya,” ujarnya.

Dalam rangka Hari Pers Nasional di Kalimantan dan dilanjutkan Porwanas di Jawa Timur, kata Ganda, PWI Lamteng berencana ikut serta. “HPN dan Porwanas, PWI Lamteng akan ikut andil. Anggaranya sudah diajukan, mohon didukung. Ke depan harapan kita, Lamteng menjadi tuan rumah HPN. Kita punya histori jadi tuan rumah HPN,” tegasnya.

PWI Lamteng, kata Ganda, akan selalu bersinergis dengan pemerintah daerah. “Diskominfo bisa me-manage pengurus PWI. Kita intens dan sinergis. Saya ikut bupati sebagai ketua PWI, bukan jadi tim sukses. Banyak teman-teman beranggapan demikian. Sebagai jurnalis, kita netral,” ungkapnya.

Sedangkan Sekjen PWI Lampung Nizwar Gazali juga menyatakan PWI sebagai mitra pemerintah daerah. “PWI mitra pemerintah daerah. Kita akan selalu bersinergi,” katanya.

PWI Lampung, kata Nizwar, juga ada beberapa kegiatan. “Kita banyak berbagai kegiatan. Di antaranya pemberian penghargaan Tjindarbumi yang perhelatannya akan dilaksanakan. Kita minta dukungan pemerintah daerah.
Pemerintah daerah juga bisa ikut andil membuka stan menampilkan potensi Lamteng dalam perhelatan yang akan diadakan PWI Lampung,” ungkapnya.

Sementara Bupati Lamteng Loekman Djoyoeoemarto didampingi Asisten I Kesuma Riyadi dan Kadiskominfo Sarjito menyatakan pemerintah daerah sangat mendukung rencana UKW. “Kita dukung rencana UKW di Lamteng. Apa yang diperlukan dikordinasikan. Saya pernah bersilaturahmi dengan LKBN Antara juga siap melaksanakan UKW. Saya bersyukur kalau PWI bisa melaksanakannya,” katanya.

Loekman menyatakan dirinya salah satu pejabat yang tak alergi dengan wartawan. “Saya nggak alergi dengan wartawan. Nanti kalau kita tak melayani dibilang sombong. Kita terbitkan aturan didemo. Masalah penerbitan advetorial jadi perhatian BPK RI. Dilihat dari oplahnya. Nggak bisa diperlakukan sama. Apalagi media online sekarang ini cukup membebani, satu orang punya sampai lima online dan semua minta dijadikan mitra. Beritanya juga sama copy-paste. Harus dipahami keuangan kita terbatas,” ucapnya.

Dalam membuat berita, Loekman, berharap diseleksi dahulu. “Kalau buat berita diseleksi deh. Jangan etika jurnalistiknya tak dipakai. Jangan buat berita yang buat Lamteng tak kondusif. Beri informasi jika ada warga sakit,
Lamteng luas sehingga semua tidak terpantau. Saya ingin kerja sama ini terus terjalin dengan baik. Saya anggak alergi media. Kegiatan PWI Lampung juga, kita siap mendukung,” ungkapnya. (sya/ang)




  • Bagikan