Simak ! Ini Himbauan MPAL Pesawaran Soal Pemakaian Bahasa Lampung

  • Bagikan
Ketua Dewan Penasehat Perwatin Zulkifli Anwar didampingi Bupati Dendi Ramadhona memukul gong sebagai tanda dimulainya Musda ke-III MPAL di aula pemkab, Rabu (2/6). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID- Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran mengajak masyarakat Pesawaran menjunjung tinggi bahasa dan adat budaya Lampung.

Ketua MPAL Pesawaran Suntan Junjungan Makhga Farifki Zulkarnaen Arif mengatakan, untuk menyatukan persepsi masyarakat dalam menjunjung tinggi budaya dan bahasa Lampung harus ditanamkan sejak usia dini.



“Yang menjadi prioritas di MPAL itu adalah berbahasa Lampung, jadi kita di pesawaran harus membiasakan diri menggunakan bahasa lampung, dimulai dari kita kecil sampai dewasa, itu bisa kita lakukan setiap hari walaupun sedang berada dikerjaan ataupun di tempat pelayanan publik supaya bahasa Lampung tidak hilang,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk melakukan sosialisasi terkait program-program MPAL Pesawaran.

“Tentu semua itu untuk melestarikan dan memajukan adat budaya di Pesawaran. Karena beragam adat suku budaya di Kabupaten Pesawaran, dengan kita berbahasa Lampung mengajarkan kepada suku lain belajar bahasa lampung dan mereka harus terbiasa dan berbaur, karena mereka ada di tanah Lampung. Kami juga meminta agar kecamatan bisa menyampaikan ke kepala desa untuk meningkatkan lagi adat budaya Lampung dan kedepannya kami akan memperkenalkan adat budaya di Pesawaran ke kancah nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Gedongtataan Syukur Saliyak mengatakan, pemerintah Kecamatan Gedongtataan akan mendukung program MPAL Pesawaran dan akan menyampaikan ke seluruh kepala desa untuk mensosialisasikan seni dan budaya lampung ke masyarakat.

“Kami menyambut baik silaturahmi dan kunjungan dari MPAL Pesawaran, tentu kami ingin rencana program yang sudah tersusun bisa berjalan dengan baik dan kami siap untuk menyampaikan ke seluruh kepala desa terutama terkait sosialisasi seni budaya dan adat Lampung di Kecamatan Gedongtataan melalui pembinaan ataupun peningkatan program,” pungkasnya. (egy/ozi/wdi)






  • Bagikan