Simak, Ini Rekapitulasi DPTb dan DPK Lampung

  • Bagikan
HANDI MULYANINGSIH

RADARLAMPUNG.CO.ID – KPU Lampung menetapkan rekapitulasi sementara Datar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) Pemilu 2019. Dalam rekapitulasi pleno yang telah dilakukan KPU Lampung, Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih mengaku tak banyak penambahan pemilih Pemilu 2019.

Untuk DPTb, berisikan pemilih yang terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan melakukan pindah memilih karena tak berada di TPS (Tempat Pemungutan Suara) sesuai alamat pada 17 April mendatang sebanyak 902 pemilih. Sementara DPK benar-benar pemilih yang sudah merekam dan memiliki E-KTP namun belum masuk dalam DPT se-Lampung yang terdata sebanyak 318 pemilih.

Soal DPTb, Handi mengatakan KPU sedang gencar mendata lokasi-lokasi seperti kost atau asrama. Baik untuk pelajar atau mahasiswa. “Memang fokus pendataan KPU pada tempat-tempat yang banyak dihuni mahasiswa maupun pelajar. Karena pada 17 April masih dalam masa kuliah atau pembelajaran sekolah. Maka itulah, pendataan difokuskan di tempat-tempat itu,” beber Handi melalui ponselnya Minggu (20/1).

Kemudian, pendataan terkait DPK masih terus dicek KPU Lampung. Sebab, sampai saat ini pihak Disdukcapil mengaku tengah melakukan perekaman pada penghuni Lapas.

“Kami juga mengecek kembali pendataan yang dilakukan disdukcapil di lapangan. Biasanya kalau sudah didata, sudah dapat dipindahkan hak memilih di lapas dan rutan,” tambahnya.

Pendataan DPTb dan DPK ini telah dilakukan sejak diplenokan penyempurnaan DPTHP tahap 2 Desember lalu. Pleno DPTb dan DPK digelar pada 12 Maret mendatang. Hal ini mengingat batas akhir melakukan pindah memilih selama 1 bulan sebelum 17 April.

Soal penambahan, Handi membeberkan jumlahnya tak banyak. “Jumlah ini penambahannya tidak banyak. Apalagi DPK berisikan pemilih yang baru mendapatkan E-KTP setelah penetapan DPT. Sehingga baru bisa didata. Nantinya, pemilih yang masuk DPK bisa memilih dengan membawa E-KTP ke TPS. Kalau masyarakat yang sudah masuk dalam DPT kan dapat undangan C6 dari KPPS untuk memilih. Kalau DPK bisa membawa E-KTP-nya,” jelas Handi.

Fasilitas pindah memilih akan ditunggu KPU maksimal satu bulan sebelum 17 April. Namun keterkecualian, bagi orang yang sakit.

“Kalau yang sakit, itu pengcualian. Karena KPU akan tetap melayani pindah memilih hingga H-1. Misalnya dia belum sempat lapor, namun sudah punya A5 (formulir pindah memilih). Maka di TPS tujuan bisa menunjukan langsung pada panitia di TPS. Namun kami berharap yang pindah memilih karena kerja bisa mengurusnya dari sekarang. Sehingga kepastian bagi KPU dalam memanajemen dan menata pemilih yang pindah memilih akan ditempatkan di TPS mana saja sehingga manajemen surat suara akan dipastikan cepat,” tandasnya.

Daftar DPK dan DPTb Lampung

(rma/sur)




  • Bagikan