Simak, Ini Strategi Bisnis Bertahan di Kondisi Pandemi

  • Bagikan
Dua narasumber di webinar Lampung Begawi 2021 dengan tema "Bisnis Go Digital, Bertahan di Tengah Pandemi". Foto Tangkapan Layar
Dua narasumber di webinar Lampung Begawi 2021 dengan tema "Bisnis Go Digital, Bertahan di Tengah Pandemi". Foto Tangkapan Layar

RADARLAMPUNG.CO.ID – Strategi yang dijalanlan Dr Koffie Indonesia sehingga bisnisnya tetap bertahan di kondisi pandemi Covid-19, bahkan membuka outlet baru di tengah pandemi.

Founder Dr Koffie Indonesia M. Alghazali Qurtubi menjelaskan, pihaknya memiliki empat langkah strategi untuk menang di masa pandemi, yang prtama dengan website, yang berisikan untuk penjualan online, kopi kemasan, kopi siap seduh, bahkan ada scan for order.


“Kalau kita tidak punya inovasi, pembeli tidak akan datang ke cafe kita, dan ini sangat menjanjikan. Kita harus segera melek digitalisasi. Sebab, populasi menggunakan internet cukup meningkat,” ungkapnya dal webinar Lampung Begawi 2021 dengan tema “Bisnis Go Digital, Bertahan di Era Pandemi,”.

Kemudian, menggunakan sosial media untuk memperkenalkan produk, lokasi, maupun mempromosikan produk yang dijual.

“Kita perlu membuat konten yang cocok dengan market kita. Bisa konten yang unik, lucu, sedih, viral, dan juga trend lalu di-post di media sosial,” imbihnya.

Baca Juga:   Terbaik ! Dirut BRI Dinobatkan Sebagai CEO CSR of The Year  

Pelaku UMKM atau usaha juga bisa menggunakan aplikasi pesan antar makanan. Ini sangat berperan saat pandemi, dan pembayaran ketika pandemi sangat mudah dengan adanya QRIS, transfer atau uang digital. Serta menjual produk di beberapa market place yang menjadi favorit masyarakat.

“Omset Dr Koffie hampir 300 persen dari sebelum pandemi dan sesudah pandemi dengan empat strategi yang kita lakukan tadi,” tukasnya.

Sementara, Praktisi IdeEA Tommy Arno Funz mengungkapkan, e-commerce merupakan kumpulan teknologi, aplikasi dan bisnis yang menghubungkan perusahaan atau perseorangan sebagai konsumen untuk melakukan transaksi elektronik, pertukaran barang, dan pertukaran informasi melalui internet atau televisi, atau jaringan komputer lainnya.

“Contoh e-commerce di Indonesia di antaranya jual beli online di market place, internet banking, mobile banking, tv kabel internet provider, payment gateway, ojek dan ekspedisi online. Semua sudah melalui online dan internet,” ujarnya.

Baca Juga:   Kodim 0429 Lamtim Gelar Serbuan Vaksinasi di 4 Titik

Ia mengungkapkan, kelebihan jualan online dengan e-commerce di antaranya mudah dijalankan, sebab dengan berkembangnya dunia internet saat ini sangat mudah untuk membuka toko online atau bisnis online. Banyak pilihan pembayaran, banyak fitur promosi, jangkauan pasar lebih luas, modal yang digunakan pu  tidak terlalu besar, tidak memerlukan tempat khusus, dam waktu bekerja sangat fleksibel.

“Apa yang harus dilakukan untuk pertama kali mencoba bisnis online, belajar membuat email, pastikan produk ada yang cari di internet, pilihlah ecommerce yang paling dikuasai dulu, mulai posting produk di e-commerce, konsisten, dan belajar dengan mengikuti pelatihan,” pungkasnya. (rur/sur)




  • Bagikan