Sistem Akreditasi Sekolah Berubah, Begini Penjelasan BAN-S/M


ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah Madrasah Provinsi Lampung telah mengakreditasi 160 sekolah di tahun 2020 ini. Akreditasi tersebut sebagai pilot projek instrumen terbaru yang ditetapkan BAN- S/M.

Ketua BAN S/M Lampung Karwono menjelaskan, pilot projek dengan instrumen terbaru tersebut untuk Lampung mendapatkan kuota 160 sekolah dari 5.000 kuota seluruh Indonesia. 160 sekolah tersebut terdiri dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK di seluruh Lampung.





“Untuk SLB, tahun ini tidak ada yang melakukan akreditasi,” ujarnya, Senin (28/12).

Karwono menuturkan, pilot projek untuk instrumen baru ini dinamakan instrumen akreditasi satuan pendidikan 2020 (IASP). Di mana, komponen dan indikatornya meliputi komponen mutu lulusan, komponen proses pembelajaran, komponen mutu guru, dan komponen manajemen sekolah.

“Jadi kalau yang sekarang ini, tidak hanya menjawab tidak atau ya. Tapi juga dijelaskan, sumber datanya itu guru, kepala sekolah, wali murid dan pengguna seperti masyarakat. Bagaimana lulusannya, dampaknya seperti apa,” katanya.

Ia menambahkan, dengan instrumen terbaru ini bisa menggambarkan kondisi satuan pendidikan yang sebenarnya.

“Karena orientasinya lebih ke performance yang menjelaskan tentang kinerja sekolah itu sendiri,” pungkasnya. (rur/sur)