Skenario KPU Lampung untuk Pengungsi Korban Tsunami

  • Bagikan
HANDI MULYANINGSIH

radarlampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mulai bergerak dalam melakukan pendataan pemilih pasca Tsunami di Lampung Selatan. Bahkan, sudah disiapkan skenario bagi warga yang mempunyai hak pilih namun tetap bertahan di lokasi pengungsian.

Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih mengatakan, skenario ini memang masih rencana. Tapi KPU Lamsel nantinya harus siap menghadapinya. Terlebih, bila pengungsi masih bertahan hingga menjelang hari pemilihan 17 April 2019.

“KPU memang telah buat skenario apabila pengungsi tak kunjung pulang nantinya akan mendata berapa banyak lokasi dan jumlah pengungsi. Karena informasi yang kami dengar pengungsi kan menempati pengungsian sesuai daerahnya, misalnya dari Pulau Legundi di mana, Sebesi di mana. Nantinya KPU akan mendata lokasi tersebut,” kata Handi di kantornya, Selasa (8/1).

Baca Juga:   PKS Lampung Dapat PR Penokohan Nasional Salim Segaf

Menurutnya, saat waktu pemilihan semakin dekat, pihaknya akan kembali mendata pemilih yang berada di dalam pengungsian. Hal ini bertujuan untuk memastikan jika nantinya KPU akan mendirikan tempat pemungutan suara (TPS) di pengungsian tersebut.

“Iya, kemungkinannya jika tak kunjung kembali maka KPU akan mendirikan TPS di lokasi tersebut. Namun nama desa dan nomor TPS tetap, tidak ada yang berubah. Hanya lokasi TPS saja yang berpindah karena tidak memungkinkan untuk memilih di lokasi sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan karena pemilih yang saat ini di pengungsian tidak mungkin menggunkan fasilitas pindah memilih. Karena kemungkinan lokasi pengungsian dengan alamat sebelumnya berbeda kecamatan dan bisa terjadi perbedaan dapil tingkat pemilihan Caleg DPRD Kabupaten Lamsel.

Baca Juga:   PKS Lampung Dapat PR Penokohan Nasional Salim Segaf

“Apalagi yang ditakutkan kalau pengungsiannya berbeda kecamatan atau daerah lain yang menyebabkan berbeda daerah pemilihan. Maka kami berencana memindahkan lokasi TPS tanpa merubah DPT,” tandasnya.

Berbeda halnya dengan korban yang meninggal dunia, Handi memastikan KPU Lamsel akan tetap mencoretnya dari daftar pemilih tetap (DPT). Namun, Handi akan menunggu hingga Februari mendatang. Mengingat saat ini memang masih bulan Januari dan beberapa pengungsi diinformasikan telah kembali ke daerah masing-masing. (rma/kyd)




  • Bagikan