Smart Village di Harapkan Beri Kemudahan Dalam Pelayanan Pajak Desa

  • Bagikan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memimpin rapat bahas program Smart Village. Foto: Adpim

RADARLAMPUNG.CO.ID – Program Smart Village menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, dalam penerapan pemerintan desa berbasis internet. Sehingga memberi kemudahan bagi masyarakat desa.

Salah satunya, memberikan kemudahan akses membayar pajak bagi masyarakat pedesaan. Itu disoroti oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memimpin rapat pembahasan Smart Village dan Pembangunan BUMDes.


Penggagas Kartu Petani Berjaya (KPB) itu menyinggung pentingnya memberikan kemudahan akses membayar pajak bagi masyarakat pedesaan. Program Smart Village dinilai dapat memberikan kemudahan dalam integrasi data yang sehari–hari dilaksanakan masyarakat di desa, termasuk layanan pajak di desa.

“Layanan pajak dalam program Smart Village ini untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak,” terangnya.

Baca Juga:   468 PMI Lampung Dipulangkan Selama Pandemi Covid-19

Dengan demikian, lanjut Arinal, masyarakat yang ada di desa tidak perlu jauh untuk melakukan pembayaran pajak. Untuk kemudahan pelayanan pajak ini, jelas Arinal, pihaknya bekerjasama dengan Bank Lampung, sehingga masyarakat nantinya dapat membayar melalui ATM Bank Lampung.

“Ke depan, rencananya ATM Bank Lampung akan terdapat di Alfamart atau Indomaret di desa yang telah ditetapkan, sehingga memudahkan masyarakat desa untuk melakukan pembayaran pajak. Dan ini diperlukan model dan konsep yang tepat terlebih dahulu,” ungkapnya.

Seperti diketahui, program Smart Village ini nantinya akan terwujud Desa Cerdas berbasis digital, masyarakat cerdas. Juga berketerampilan dan inklusi, lingkungan cerdas, ekonomi cerdas, inovasi produktivitas dan kesetaraan akses.

Baca Juga:   Bibit Padi Hibrida Mahal, Tapi Bisa Panen Dua Kali Lipat

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Lampung Zaidirina mengatakan, program Smart Village direncanakan akan menyebar di 600-an desa yang telah dipersiapkan.

Program Smart Village saat ini telah dilaksanakan di Lampung dengan empat desa sebagai prototipe, yaitu Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur, dan Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan. (pip/sur)




  • Bagikan