SMK Muhammadiyah 2 Metro Resmikan Kelas Industri MCP

  • Bagikan
Ketua Program Teknik Otomotif SMK Muhammadiyah 2 Metro Ali Rosad mengenalkan jenis-jenis mesin praktek kepada perwakilan Disdikdub Lampung, dan pihak Tim Fuso Mitsubishi Lautan Berlian. FOTO DOKUMEN SMK MUHAMMADIYAH 2 METRO
Ketua Program Teknik Otomotif SMK Muhammadiyah 2 Metro Ali Rosad mengenalkan jenis-jenis mesin praktek kepada perwakilan Disdikdub Lampung, dan pihak Tim Fuso Mitsubishi Lautan Berlian. FOTO DOKUMEN SMK MUHAMMADIYAH 2 METRO

radarlampung.co.id – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Metro meresmikan Kelas Industri Mitsubishi Class Program (MCP). Ini dilakukan dalam workshop penyelarasan kurikulum dunia industri program bantuan kelas industri tahun 2019, Jumat (2/8).

Workshop yang diikuti 96 tenaga pendidik dibuka Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Drs. Wilson, M.Pd. Ia mengapresiasi program pendidikan di SMK Muhammadiyah 2 Metro tersebut.

Wilson optimistis, dengan manajemen yang bagus, SMK Muhammadiyah 2 Metro mampu bersaing di level nasional, untuk membidik program-program strategis bantuan pemerintah pusat.

“Ya, salah satunya penyelarasan kurikulum dunia industri program bantuan kelas industri tahun 2019. Disdikbud Lampung tentu sangat mendukung program-program yang tepat dan selaras dengan era perkembangan teknologi,” kata Wilson, Sabtu (3/8).

Baca Juga:   Data Ulang Penerima Bantuan Kuota Internet

Sementara Kepala SMK Muhammadiyah 2 Metro Wihan Afiono, ST, M.Pd., mengatakan, sekolah yang dipimpinnya terus berkembang. Berdasar data terbaru, jumlah peserta didik saat ini mencapai 1.426 siswa.

“Sarana dan prasarana perlahan terus dilengkapi. Baik dari pihak sekolah, bantuan pemerintah, maupun dari mitra seperti diler resmi. Alhamdulillah, bantuan tersebut kita gunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa,” jelasnya.

Wihan berharap para peserta dapat mengikuti dengan baik workshop dan MCP. Semua materi yang disampaikan oleh narasumber agar terserap dengan baik, sehingga ilmu yang didapat para guru bisa diimplementasikan kepada peserta didik.

Pada bagian lain, ketua pelaksana workshop Ali Rosad mengungkapkan, program kelas industri Mitsubishi Class Program (MCP) telah terbentuk menjadi dua kelas. Dimulai sejak 2017 silam. (rls/apr/ais)




  • Bagikan