Soal 25 Ribu Guru Honorer Dicoret, BKD Lampung Hanya Mendata Guru PNS

  • Bagikan
Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKD Lampung Henry Ribuan.
radarlampung.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut ada sekitar 25 ribu guru honorer K2 yang dicoret dari database sehingga tidak bisa mendaftar sebagai Calon PPPK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Akibat kebijakan tersebut, hanya 159 ribu guru honorer K2 yang berhak ikut ujian. Sayangnya,  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung mengaku tidak tahu,  apakah dari total 25 ribu tersebut ada yang berasal dari Lampung atau tidak.
Kepala BKD Lampung Dewi Budi Utami,  melalui Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai, Henry Riduan beralasan, pihaknya belum memegang data terkait Honorer K2 tenaga Pendidikan.
Hal ini disebabkan pelimpahan kewenangan SMA dan SMK Negeri dari kabupaten/kota ke Provinsi Lampung. Di mana, dalam hal SDM,  pelimpahan kewenangan hanya dari kalangan PNS saja.
“Kami cuma tahu data guru yang PNS saja. Sementara untuk Honorer K2 non Guru yang sudah tercatat di BKN itu jumlahnya 149, ” terangnya kepada radarlampung.co.id, Minggu (13/1).
Ketika ditekankan kembali soal jumlah honorer K2 guru,  dia mengarahkan untuk meminta keterangan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung.   “Bisa tanya ke Disdik saja. Atau ke pemkab/pemkot yang melakukan pengangkatan honorer k2 nya, ” imbuhnya. (abd/kyd)

Baca Juga:   Soal UKT, Unila Akui Ada Kesalahpahaman Informasi


  • Bagikan