Soal Dugaan Oknum Guru Melakukan Pelecehan Seksual, Ini Kata Pengamat Hukum Keluarga

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Adanya Oknum Guru yang melakukan “Cek Fisik” Kepada 14 siswa di Pesisir Utara, Pesisir Barat ini, mendapat respon dari dari Pengamat Hukum Keluarga, Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) Dr. Abdul Qodir Zaelani, MA.

Pria akrab disapa AQJ ini menilai, adanya kasus pelecehan seksual oleh oknum guru kepada para siswinya yang terjadi di Pesisir Utara, karena adanya faktor relasi kuasa. Oknum guru merasa memiliki otoritas, dominasi dan superioritas, sementara siswi diposisikan sebagai inferior-subordinasi.



“Walaupun dengan alasan cek fisik, oknum guru itu melakukan tindakan amoral, asusila dan tidak bermartabat,” Ungkap Abdul Qodir Zaelani, Kamis (13/1).

Menurutnya, upaya pencegahan dini dari tindakan pencabulan, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Seperti, orang tua dan pihak sekolah perlu memberikan edukasi, eksplorasi, dan pemahaman kepada anak tentang bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh dan dipegang oleh orang lain. Sehingga anak-anak mengerti bagaimana menjaga bagian tubuh, agar tidak dilecehkan oleh orang lain.

“Khususnya bagi orang tua, tidak perlu sungkan membahas persoalan pelecahan seksual yang muncul di media massa, maupun elektronik. Hingga anak memahami faktor apa saja penyebab terjadinya pelecehan seksual, dan anak juga tahu apa saja akibatnya jika menjadi korban pelecehan seksual,” Ujarnya.

Selain itu, AQJ-sapaan akrabnya- menyarankan agar mengajarkan kepada anak untuk berani bersikap tegas dan berani memberikan teguran kepada orang-orang yang akan melakukan tindakan pelecahan seksual. Sehingga, ketidakberdayaan dan ketidakberanian untuk bersikap tegas merupakan awal dari mudahnya orang lain melakukan tindakan pelecehan seksual.

“Orang tua dan anak-anak agar mendeteksi secara dini dan peka terhadap situasi yang memungkinkan potensial menyeret anak kepada lembah pelecehan. Orang tua sebaiknya dapat melihat lingkungan dan memetakan lingkungan sekitar. Kalau di lingkungan sekolah dan rumah, terdapat indikasi pelecahan seksual, segera beritahu kepada anak, agar selalu waspada dan berhati-hati,”sebut AQJ.

Ia juga menghimbau kepada orang tua untuk mengajarkan kepada anak agar tidak sungkan berbicara kepada orang tua dan pihak sekolah jika terjadi hal-hal yang mengarah kepada pelecehan seksual. (gie/yud)






  • Bagikan