Soal Herman HN Gabung NasDem, Tobas Akan Jelaskan di Kantor DPW

  • Bagikan
Taufik Basari saat diwawancara wartawan di Unila, Kamis (7/10). Foto Agung Budiarto/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID- Taufik Basari angkat bicara terkait Herman H.N yang dikabarkan akan menggantikan dirinya sebagai Ketua DPW Partai NasDem Lampung.

Tobas-sapaan akrab Taufik Basari-menyatakan, akan menjelaskan hal tersebut Jumat (8/10) di kantor DPW NasDem Lampung. Hal ini disampaikannya usai menghadiri diskusi tentang HAM di Fakultas Hukum Unila, Kamis (7/10). “Mengenai pertanyaan itu, akan saya jelaskan besok di DPW NasDem pukul 10.30 WIB,” kata Anggota Komisi III DPR RI ini.


Apakah Herman HN telah mengantungi SK menggantikan dirinya ? “Sudah saya bilang tadi, informasinya akan saya sampaikan besok. Enggak papa, statement saya jadi undangan. Yang jelas besok di DPW akan saya jelaskan,” katanya.

Sebelumnya, akademisi Universitas Lampung Dr. Deddy Hermawan menjelaskan, semua parpol termasuk NasDem juga ingin menang di tahun 2024. Karenanya parpol-parpol ingin menyusun permodalan dengan menyusun rencana dan strategi jangka panjang dan jangka pendek.

Baca Juga:   Golkar Lamsel: Indonesia Maju dan Sejahtera Dibawah Kepemimpinan Airlangga Hartarto

“Bahkan strategi itu sudah dilakukan begitu selesai pemilu. Salahsatu skemanya adalah meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Bagaimana mendapatkan itu? Ya salahsatunya dengan pentokohan. Bisa tokoh baru atau tokoh lama yang memang sudah punya modal. Berbagai macam unsur, selebriti misalnya atau yang berpotensi mendulang suara. Dan apabila perpindahan Herman H.N., benar maka akan menjadi sesuatu kekuatan besar bagi NasDem,” jelasna, Selasa (5/10).

Menurut Dedy, banyak keuntungan yang didapat NasDem jika pinangan ini diterima oleh mantan Wali Kota Bandarlampung itu. Sebab, Herman H.N., bukan lah orang yang baru yang terjun dunia perpolitikan di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Dia juga menilai Herman HN merupakan seorang tokoh baik sosial maupun politik. Dan hal inilah yang memberikan kontribusi besar ke partai politik seperti PDI Pejuangan, yang diperkirakan jika perpindahan ini benar tetunya bakal membawa dampak kerugian bagi partai besutan Megawati Soekarno Putri itu.

Baca Juga:   HUT Ke-57 Partai Golkar, Bersatu untuk Menang !

Deddy menilai tentunya jika hal ini benar, yang mengetahui alasan perpindahan ini adalah Herman HN sendiri. Namun, dia memprediksikan, bisa jadi sudah tidak ada lagi kesamaan visi, pergeseran atau perpecagan, atau ada pertimbangan-pertimbangan lain.

“Catatannya apabila ini benar ya, maka ada beberapa hal yang akan dialami parpol lama. Misalnya, penurunan elektabilitas dan popularitas. Ini tentu berbanding terbalik dengan parpol baru,”ujarnya. (abd/wdi)




  • Bagikan