Soal Insentif Guru Honor, Benarkan Ada Pemotongan, Tapi…

  • Bagikan
Ilustrasi/foto sumber cermati.com

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung mengungkap hasil penelusuran terhadap dugaan pemotongan insentif guru honor.

Diketahui, Disdikbud Lampung membentuk tim investigasi menelusuri informasi dugaan pemotongan insentif guru honor SMA, SMK dan SLB.



Ini menindaklanjuti informasi beberapa guru honor mengeluh insentif yang masuk ke dalam Kartu Pendidikan Berjaya dipotong setiap kali pencairan.

Baca Juga:   Disdikbud Vaksin Booster 12.585 Guru dan Tenaga Kependidikan

Total guru honor murni SMA, SMK dan PKLK sebanyak 4.849 orang. Rinciannya, guru honor murni SMA sebanyak 2.508 orang, SMK 2.192 orang dan guru honor murni PKLK sebanyak 149 orang.

Informasi yang dihimpun, pemotongan tersebut mencapai Rp200 ribu. Rp50 ribu untuk MKKS, Rp50 ribu untuk guru yang tidak dapat insentif dan Rp100 ribu untuk Disdik.

Baca Juga:   Disdikbud Vaksin Booster 12.585 Guru dan Tenaga Kependidikan

Sekretaris Disdikbud Lampung Tomi Efra Hendarta mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan investigasi ke sekolah yang dimaksud. Hasilnya sudah dipelajari langsung dengan Komisi V DPRD Lampung.

“Bahwa secara fakta di lapangan, hasilnya memang motong. Tetapi untuk tenaga honor yang tidak mendapatkan insentif. Sebab kuota 6.000 se-Lampung. Jadi mereka sumbangan untuk yang tidak dapat itu. Besarannya Rp50 ribu sampai Rp75 ribu,” kata Tomi Efra Hendarta, Kamis (2/12).

Baca Juga:   Disdikbud Vaksin Booster 12.585 Guru dan Tenaga Kependidikan






  • Bagikan