Soal KIM, Ajak Pertamina dan PT Repindo Duduk Satu Meja

  • Bagikan
Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Pj. Sekkab Hamid H. Lubis serta Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah dan Industri Daniel Arif Iskandar membahas percepatan KIM Tanggamus, Selasa (26/3). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Pj. Sekkab Hamid H. Lubis serta Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah dan Industri Daniel Arif Iskandar membahas percepatan KIM Tanggamus, Selasa (26/3). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Percepatan realisasi Kawasan Industri Maritim (KIM) di Tanggamus terus mendapat dukungan dari Kementerian dan lembaga di tingkat pusat. Salah satunya terungkap dalam kedatangan Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah dan Industri Sekretariat Kabinet Republik Indonesia Daniel Arif Iskandar, Selasa (26/3).

Selain mengunjungi calon lokasi KIM, Daniel juga melakukan rapat koordinasi dengan Bupati Tanggamus Dewi Handajani. Turut hadir Pj. Sekretaris Kabupaten Hamid H. Lubis, Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito dan kepala organissi perangkat daerah (OPD).


Dewi Handajani mengatakan, pembangunan KIM sudah ditunggu masyarakat. Sebab proyek tersebut memiliki banyak manfaat bagi daerah. Selain meningkatkan perekonomian masyarakat, iklim investasi menjadi hidup dan Tanggamus akan lebih menggeliat lagi pembangunannya.

Baca Juga:   Tokonya Dimasuki Pencuri, Ini Sikap Influencer dr. Tirta

“KIM ini digagas dari 2012 lalu. Sejumlah persyaratan dan izin-izin sudah dilengkapi. Apa yang menjadi kewenangan dari Pemkab Tanggamus sudah dilakukan. Namun belum terealisasi,” kata Dewi.

Menurut dia, pembangunan terhambat belum sepakatnya Pertamina selaku pemilik lahan dan PT Repindo Jagat Raya sebagai pengagas. ”Jadi, harapannya pemerintah pusat dapat mengambil kebijakan agar Pertamina dan Repindo mencapai kata sepakat,” tegasnya.

Sementara, Daniel Arif Iskandar menyatakan, kedatangannya ke Tanggamus atas undangan Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito. Selama ini, pihaknya hanya mengetahui KIM dari dokumen dan gambar, tanpa melihat langsung lokasi.

“Ya, karena dapat undangan dari Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian, kami ke sini. Setelah dilihat, ternyata ada dermaga tidak terpakai, kedalaman laut juga mendukung. Jadi saya rasa cocok ini, KIM di Tanggamus,” kata Daniel.

Baca Juga:   Bareskrim Polri dan Kementerian DLH Selidiki Limbah Hitam di Laut

Daniel juga optimistis akan ada kesepakatan antara PT Repindo dan Pertamina. ”Nanti, Pertamina dan PT Repindo dipanggil untuk duduk satu meja dengan kementerian terkait. Saya yakin, kesepakatan win-win solution akan dicapai dan secepatnya KIM terealisasi,”sebut dia. (ral/ehl/ais)

 




  • Bagikan