Soal Pegawai PU Tewas, Kabid Jalan Umum Bantah Kecelakaan Kerja

Proses penurunan korban yang tersengat listrik, Selasa (10/9). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Kabid Penerangan Jalan Umum Kota Bandarlampung, Basuni Ahyar membantah, jika satu dari dua pegawainya meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat sedang memasang lampu penerangan jalan, bukanlah kecelakaan kerja.

“Itu bukan kecelakaan kerja, tapi musibah, karena waktu kejadian kedua pegawai sedang berada diatas boks, yang satu pegawai (Amril) ini sedang pasang lampu jalan, lalu satu lagi (Almarhum) ikut membantu,” ujarnya, saat dihubungi via telepon, Selasa, (10/7).

BACA  Pemprov Lampung Dorong Kopma Unila Gelar Seminar Nasional dan Olimpiade Koperasi

Saat keduanya berada didalam boks dengan ketinggian 4 sampai 5 meter, lanjut Basuni, Amril tersengat aliran listrik saat memasang lampu, lalu langsung terjatuh kebawah.

“Sementara almarhum ini sedang ngkat telepon, karena rediasi listrik ke handphone, sehingga membuat korban terjatuh sampai menimpah korban pertama yang jatuh,” paparnya.

BACA  Bermuara ke yang Besar Juga

Dia menambahkan, meski peristiwa tersebut musibah, kedua pegawainya tersebut tetap akan mendapat bantuan dari Dinas.

“Tapi yang jelas itu bukan kecelakaan kerja tapi musibah, walaupun musibah Walikota tetap memberikan bantuan kepada almarhum dan korban yang sedang di rawat. Keduanya juga punya BPJS,” tandasnya.

BACA  Abdul Haris: Saya Sudah Transfer 30 Kali Lebih ke Eti

Sebelumnya diberitakan, Dua pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung tersengat aliran listrik saat sedang memperbaiki lampu penerangan yang berada di Jalan Cut Mutia, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa, (10/7).

Saat ini kedua korban yakni Hendra dan Amril sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung. (ndi/ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here